Sempat Tak Sadarkan Diri, Kapolsek Ciracas Masih Dirawat di RS Polri
Kamis, 13 Desember 2018 - 16:57 WIB
Sempat Tak Sadarkan Diri, Kapolsek Ciracas Masih Dirawat di RS Polri
A
A
A
JAKARTA - Salah satu anggota kepolisian yang turut menjadi korban dalam aksi perusakan Polsek Ciracas adalah Kapolsek Ciracas, Kompol Agus Widartono. Dia terpaksa dilarikan ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur karena pingsan saat kejadian.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, saat ini kondisi Kapolsek Ciracas Kompol Agus masih dalam perawatan di RS Polri. Hanya saja kondisinya sudah lebih baik dan sadarkan diri.
"Masih dirawat di RS, sudah bisa diajak mengobrol saat ini," ujarnya pada wartawan, Kamis (13/12/2018). (Baca juga: Perusakan Polsek Ciracas, Kapolsek Turut Jadi Korban Luka )
Menurutnya, polisi pun akan mengecek orang yang melakukan kekerasan padanya, hanya saja saat ini lebih difokuskan pada proses kesembuhannya dahulu.
Dalam aksi perusakan Polsek Ciracas itu, tambah Argo, ada warga yang juga menjadi korban ataupun kendaraannya yang turut dirusak sekelompok massa itu, polisi pun mempersilahaknnya untuk melapor. Pasalnya, sejauh ini belum ada laporan terkait itu.
"Kita masih mendata, silakan melaporkan. Kita masih menunggu apakah ada laporan atau tidak ya," katanya.
Sekadar diketahui, ratusan orang melakukan perusakan dan pembakaran di Polsek Ciracas, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu. Aksi massa itu juga melukai Kapolsek Ciracas, Kompol Agus Widartono hingga tak sadarkan diri.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, saat ini kondisi Kapolsek Ciracas Kompol Agus masih dalam perawatan di RS Polri. Hanya saja kondisinya sudah lebih baik dan sadarkan diri.
"Masih dirawat di RS, sudah bisa diajak mengobrol saat ini," ujarnya pada wartawan, Kamis (13/12/2018). (Baca juga: Perusakan Polsek Ciracas, Kapolsek Turut Jadi Korban Luka )
Menurutnya, polisi pun akan mengecek orang yang melakukan kekerasan padanya, hanya saja saat ini lebih difokuskan pada proses kesembuhannya dahulu.
Dalam aksi perusakan Polsek Ciracas itu, tambah Argo, ada warga yang juga menjadi korban ataupun kendaraannya yang turut dirusak sekelompok massa itu, polisi pun mempersilahaknnya untuk melapor. Pasalnya, sejauh ini belum ada laporan terkait itu.
"Kita masih mendata, silakan melaporkan. Kita masih menunggu apakah ada laporan atau tidak ya," katanya.
Sekadar diketahui, ratusan orang melakukan perusakan dan pembakaran di Polsek Ciracas, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu. Aksi massa itu juga melukai Kapolsek Ciracas, Kompol Agus Widartono hingga tak sadarkan diri.
(mhd)