Pasca-Banjir Pangandaran, Warga Mulai Terserang Penyakit Kulit

Senin, 26 November 2018 - 19:38 WIB
Pasca-Banjir Pangandaran,...
Pasca-Banjir Pangandaran, Warga Mulai Terserang Penyakit Kulit
A A A
PANGANDARAN - Pascabanjir yang terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Pangandaran kini warga banyak yang mengalami penyakit kulit. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani Ahmad Marzuki mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya penanganan pascabanjir dengan membuka posko kesehatan di tiga lokasi.

"Kami sebelumnya membuka posko kesehatan dan menangani sejumlah pasien terdampak banjir," kata Yani.

Lokasi posko kesehatan tersebut diantaranya di Desa Bojong, Kecamatan Parigi juga di Desa Babakan, dan Desa Pananjung di Keamatan Pangandaran.

Posko kesehatan yang didirikan di Desa Bojong, Kecamatan Parigi dan Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran, didirikan dilokasi terdampak banjir sedangkan di Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran didirikan dilokasi pengungsian korban banjir.

"Rata-rata korban dampak banjir mengalami penyakit kulit gatal-gatal dan kutu air," tambahnya.

Penanganan yang telah dilakukan, kata Yani diantaranya melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis dan pemberian obat.

"Penyebab penyakit kulit tersebut dampak dari kondisi air yang digunakan untuk keperluan rumah tangga dalam kondisi kotor setelah terjadi banjir," jelas Yani.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat, warga korban banjir yang mengalami masalah kesehatan di Kecamatan Parigi dan Kecamatan Pangandaran berjumlah 210 orang dengan berbagai jenis penyakit.

Korban yang mengalami penyakit dermatitis sebanyak 90 orang, penyakit gastritis sebanyak 20 orang, penyakit chepalgia sebanyak 39 orang, penyakit hipertensi sebanyak 14 orang, penyakit ispa sebanyak 25 orang.

Selain itu korban terdampak banjir juga mengalami penyakit dyspepsia sebanyak 9 orang, penyakit stomatitis sebanyak 2 orang, penyakit gea sebanyak 2 orang, penyakit myalgia sebanyak 8 orang, penyakit vomitus sebanyak 1 orang.

"Kami mengimbau kepada warga terdampak banjir agar selalu menjaga kesehatan dengan baik dan segera memeriksakan kesehatan ke Puskesmas terdekat," pungkas Yani.
(sms)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
7 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
7 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
8 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
8 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
10 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
11 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved