1 Tewas, 2 Dinyatakan Hilang Usai Terseret Arus Sungai Cianten
Minggu, 25 November 2018 - 15:55 WIB
1 Tewas, 2 Dinyatakan Hilang Usai Terseret Arus Sungai Cianten
A
A
A
BOGOR - Sedikitnya tiga warga asal Tangerang yang hendak mandi di muara Sungai Cianten, Kampung Bojong Abuya, Desa Karehkel, Leuwiliang, Kabupaten Bogor tenggelam dan terseret arus, Sabtu 24 November 2018. Satu di antaranya yakni Edi Gunawan ditemukan tak bernyawa tak jauh dari lokasi kejadian awal mula tenggelam.
Sedangkan dua lagi yakni Budi Arsanto (33) dan Tazil (32) dinyatakan hilang dan hingga saat ini masih dalam proses pencarian tim Search And Rescue (SAR) gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD Kabupaten Bogor serta warga sekitar.
Wanda (30), saksi mata yang merupakan teman korban, mengatakan mereka datang dari Tangerang ke rumahnya untuk berlibur.
"Iya mereka teman saya dari Tangerang (Jumat) malam sampai sini, nah paginya saya ikut menemani mandi sambil mancing ikan iya kayak liburan gitulah," tuturnya.
Ia tak menyangka, peristiwa naas itu bakal terjadi hingga menelan korban jiwa, meski ia sudah berusaha membantu ketiga rekannya. "Sebenarnya yang mandi itu ada 4 orang, karena Edi terpelesat di batu akhirnya tenggelam dan terjadi saling tarik-menarik dan yang terakhir ini saya urutan ke empat, cuman karena enggak bisa renang akhirnya saya naik karena pegangan sudah lepas," bebernya.
Usaha Wanda tak berhenti di situ, ia lantas berteriak meminta bantuan kepada warga sekitar. "Saya sempat teriak minta tolong karena di lokasi sepi beritahu warga akhirnya pada turun ke bibir sungai," terangnya.
Beberapa menit kemudian Edi Gunawan dtemukan warga sekitar 20 meter dari jarak lokasi. "Yang duluan terpelesatkan almarhum Edi tapi justru malah ketemu meskipun kondisinya sudah tidak bernyawa saat diangkat ke atas, semua gak bisa renang jadi mandi berendam doang berdiri di batu sambil mancing ikan," terangnya.
Kasubbag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspitalena mengatakan berdasarkan keterangan saksi Fitri dan Ayus berusaha meminta bantuan kepada kepolisian dan warga sekitar. Akhirnya Edi Gunawan berhasil dievakuasi namun nyawanya tak tertolong.
"Namun korban Santo dan Tajil, belum ditemukan. Saat ini Minggu (25/11) pagi, tim SAR gabungan dan warga sekitar, sudah meneruskan pencarian dua korban hilang yang sempat dihentikan pada Sabtu (24/11) sore dengan area pencarian diperluas. Semoga cuaca cerah sehingga membantu pencarian korban," paparnya.
Sedangkan dua lagi yakni Budi Arsanto (33) dan Tazil (32) dinyatakan hilang dan hingga saat ini masih dalam proses pencarian tim Search And Rescue (SAR) gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD Kabupaten Bogor serta warga sekitar.
Wanda (30), saksi mata yang merupakan teman korban, mengatakan mereka datang dari Tangerang ke rumahnya untuk berlibur.
"Iya mereka teman saya dari Tangerang (Jumat) malam sampai sini, nah paginya saya ikut menemani mandi sambil mancing ikan iya kayak liburan gitulah," tuturnya.
Ia tak menyangka, peristiwa naas itu bakal terjadi hingga menelan korban jiwa, meski ia sudah berusaha membantu ketiga rekannya. "Sebenarnya yang mandi itu ada 4 orang, karena Edi terpelesat di batu akhirnya tenggelam dan terjadi saling tarik-menarik dan yang terakhir ini saya urutan ke empat, cuman karena enggak bisa renang akhirnya saya naik karena pegangan sudah lepas," bebernya.
Usaha Wanda tak berhenti di situ, ia lantas berteriak meminta bantuan kepada warga sekitar. "Saya sempat teriak minta tolong karena di lokasi sepi beritahu warga akhirnya pada turun ke bibir sungai," terangnya.
Beberapa menit kemudian Edi Gunawan dtemukan warga sekitar 20 meter dari jarak lokasi. "Yang duluan terpelesatkan almarhum Edi tapi justru malah ketemu meskipun kondisinya sudah tidak bernyawa saat diangkat ke atas, semua gak bisa renang jadi mandi berendam doang berdiri di batu sambil mancing ikan," terangnya.
Kasubbag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspitalena mengatakan berdasarkan keterangan saksi Fitri dan Ayus berusaha meminta bantuan kepada kepolisian dan warga sekitar. Akhirnya Edi Gunawan berhasil dievakuasi namun nyawanya tak tertolong.
"Namun korban Santo dan Tajil, belum ditemukan. Saat ini Minggu (25/11) pagi, tim SAR gabungan dan warga sekitar, sudah meneruskan pencarian dua korban hilang yang sempat dihentikan pada Sabtu (24/11) sore dengan area pencarian diperluas. Semoga cuaca cerah sehingga membantu pencarian korban," paparnya.
(mhd)