Polisi Beberkan Asal Usul Palu yang Digunakan Pelaku Membunuh Iin
Jum'at, 23 November 2018 - 15:28 WIB
Polisi Beberkan Asal Usul Palu yang Digunakan Pelaku Membunuh Iin
A
A
A
JAKARTA - Polisi membeberkan asal usul palu yang digunakan tersangka Yustian dan Nissa Regina untuk membunuh Ciktuti Iin Puspita di kamar indekosnya, Jalan Mampang Prapatan VIII, Gang Senang, Mampang, Jakarta Selatan. Hal itu terungkap saat kedua tersangka dihadirkan dalam rekonstruksi, Jumat (23/11/2018).
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Indra Jafar mengatakan, pembunuhan itu terjadi saat kedua tersangka datang di indekos korban hingga akhirnya terjadi percekcokan diantara pelaku dengan korban. Dari situ, berlanjut pada aksi pembunuhan, yang mana dilakukan pelaku dengan cara memukulkan palu ke kepala korban.
"Pelaku melakukan tindakan yang bisa melumpuhkan korban dengan memukul pakai palu. Untuk memastikan korban sudah meninggal pelaku menjerat lehernya menggunakan tali sweater," ujarnya pada wartawan.
Adapun palu itu sudah berada di kamar indekos korban sejak sebelum pembunuhan itu terjadi. Palu itu kerap dipakai korban untuk memasang sesuatu di dinding kamar.
"Palu itu memang sudah ada di situ, kadang dipakai korban untuk pasang apa-apa di tembok bangunan, begitu juga pelaku. Nah, palu itu yang dipakai pelaku menganiaya korban hingga membuatnya meninggal," pungkasnya.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Indra Jafar mengatakan, pembunuhan itu terjadi saat kedua tersangka datang di indekos korban hingga akhirnya terjadi percekcokan diantara pelaku dengan korban. Dari situ, berlanjut pada aksi pembunuhan, yang mana dilakukan pelaku dengan cara memukulkan palu ke kepala korban.
"Pelaku melakukan tindakan yang bisa melumpuhkan korban dengan memukul pakai palu. Untuk memastikan korban sudah meninggal pelaku menjerat lehernya menggunakan tali sweater," ujarnya pada wartawan.
Adapun palu itu sudah berada di kamar indekos korban sejak sebelum pembunuhan itu terjadi. Palu itu kerap dipakai korban untuk memasang sesuatu di dinding kamar.
"Palu itu memang sudah ada di situ, kadang dipakai korban untuk pasang apa-apa di tembok bangunan, begitu juga pelaku. Nah, palu itu yang dipakai pelaku menganiaya korban hingga membuatnya meninggal," pungkasnya.
(thm)