Dinas Perikanan dan Jasindo Sosialisasi Bantuan Premi Asuransi Nelayan

Senin, 19 November 2018 - 09:59 WIB
Dinas Perikanan dan...
Dinas Perikanan dan Jasindo Sosialisasi Bantuan Premi Asuransi Nelayan
A A A
PANGKALAN BUN - Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Pangkalan Bun melakukan sosialisasi tahap pertama Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN) di Ruang Rapat Kantor Diskan Kobar. Sosialisasi ini dihadiri aparatur Kades/Lurah di wilayah Kecamatan Kumai yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan.

Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Usaha Kecil Pembudidaya Ikan Diskan Kobar Anil Otor menyampaikan, BPAN merupakan pelaksanaan penjaminan jiwa bagi nelayan. Ssosialisasi ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran nelayan akan pentingnya berasuransi secara mandiri.

“Asuransi ini diperuntukkan bagi nelayan yang dalam kegiatan kerjanya banyak berisiko terhadap keselamatan jiwa. Karena itu, penting bagi nelayan untuk ikut berasuransi,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (19/11/2018).

Anil menjelaskan, menurut Undang-Undang No 7/2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam mengamanatkan pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada nelayan. Undang-Undang tersebut menjadi dasar dan payung hukum bagi pemerintah dalam pelaksanaan tugas dalam perlindungan kepada nelayan.

Dia menjelaskan, pemerintah dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Dirjen Perikanan Tangkap sebagai pelaksana akan memberikan BPAN selama satu tahun melalui PT Jasindo, setelah satu tahun premi ditanggung secara mandiri oleh nelayan.

“Fasilitas bantuan premi selama satu tahun ini bagi mereka yang sudah terdaftar dan memiliki Kartu Nelayan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang sebelumnya telah didata oleh tim dari Dinas Perikanan Kobar,” kata Anil.

Dia menambahkan, sosialisasi ini juga akan melibatkan para nelayan sebagai calon peserta jaminan asuransi dari pihak KKP. “Berikutnya akan dilakukan sosialisasi tahap kedua yang langsung melibatkan para nelayan atau pelaku utama bidang penangkapan ikan yang nantinya akan menjadi calon peserta jaminan asuransi dari pihak KKP,” pungkas Anil.
(wib)
Berita Terkait
Bupati Bantaeng Ajak...
Bupati Bantaeng Ajak Nelayan di Pasorongi Ikut Asuransi
Kodim 1014 Pangkalan...
Kodim 1014 Pangkalan Bun Bantu APD ke Pemkab Kotawaringin Barat
Peserta Penas Petani...
Peserta Penas Petani Nelayan XVI Asal Kobar Raih Juara II Kelompencapir
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi Dana Pemkab Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar Langsung Ditahan
Miris, Nelayan di Pangkalan...
Miris, Nelayan di Pangkalan Bun Menderita Tumor Ganas di Kepala
DPRD Kotawaringin Barat...
DPRD Kotawaringin Barat Apresiasi Pemkab Atas Raihan Opini WTP ke-9 Kali
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
1 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
3 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
5 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
6 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
6 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
6 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved