Pengurus Rusun Kalibata City Keluhkan Terbitnya Permen PUPR

Selasa, 13 November 2018 - 19:01 WIB
Pengurus Rusun Kalibata...
Pengurus Rusun Kalibata City Keluhkan Terbitnya Permen PUPR
A A A
JAKARTA - Sejumlah pengurus rusunawa di seluruh Jabodetabek mengeluhkan Peraturan Menteri (Permen) No 23/2018 tentang Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS). Mereka menilai aturan itu mengkerdilkan sejumlah pengurus rusun.

Pembina Rusunami Kalibata City, Suprobo mengatakan, ada beberapa hal yang dilanggar dengan adanya Permen tersebut, seperti Permendagri maupun Kitab Umum Hukum Pidana. “Jelas ini adalah sebuah pelanggaran, saya melihat ini dua aturan yang berbeda. Saya tidak paham kenapa Permen PUPR 23/2018 terbit,” kata Suprobo di Ancol, Jakarta Utara, Selasa (13/11/2018).

Permen No 23/2018 resmi diberlakukan hari ini. Sosialisasi tentang itu pun mulai diberlakukan di beberapa daerah, termasuk Jabodetabek yang merupakan kawasan rusunami terbanyak. Dalam aturan itu, pemerintah membatasi segala bentuk hak-hak dan kewajiban pengelola. Mulai dari hak suara pemilihan, hingga kewajiban membuat sarana dan prasarana pelengkap.

Suprobo kemudian melihat seperti pemberian kuasa, dalam Permen PUPR No 23/2018, dijelaskan kuasa hanya diberikan kepada keluarga. Padahal dalam KUHP, dijelaskan kuasa tidak terbatas. Hal ini kemudian menimbulkan gejolak, ketika si pemberi kuasa merupakan orang sendiri dan tidak berkeluarga.“Kuasanya lari kemana dong,” kata Suprobo.

Melihat kondisi demikian, Suprobo menyayangkan dengan munculnya aturan itu, terlebih sebelum diputuskan, pihaknya tidak pernah diajak duduk bareng membahas aturan itu. Melihat kondisi demikian, Suprobo bersama sejumlah pengurus rusun lainnya akan melakukan judicial review ke Mahkamah Agung.

Dirjen Penyedian Rumah Kementerian PPUPR, Khalawi mengatakan, aturan ini akan menyelesaikan sengketa yang terjadi setiap tahunnya antara pengelola dan pemilik unit. Karena itu Khalawi berharap Permen ini dapat diperketat aturannya, termasuk pembangunan rumah vertikal.

“Dengan adanya permen baru, masing masing sudah tahu posisinya. Cara membentuk P3RS sudah ada disitu dan ditaati,” kata Khalawi. Sayang dalam aturan ini, Dirjen melihat belum ada sanksi hukum yang mengikat.

Terpisah, Plt Kadis Perumahan dan Gedung Pemprov DKI Jakarta, Meli Budiastuti menjelaskan, aturan pergub dan perda tengah dibahas Pemprov DKI Jakarta. Dia menyambut baik dengan aturan itu, sebab DKI sendiri terlibat dalam pembahasan aturan ini.

Melihat banyak konflik, Meli menilai, banyak antara pengurus yang tidak tinggal di unit rusun. Kondisi ini menciptakan banyak kericuhan yang kemudian memunculkan masalah, konflik kerap terjadi antara pengurus dan pemilik unit.
“Permen mengakomodir semuanya, sebelumnya ketika komplain bingung tidak memaksimalkan semua pihak. Nah kalau ada Permen maka akan ada aturan, tinggal sanksinya saja,” ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Alternatif Hunian Murah,...
Alternatif Hunian Murah, Ribuan Hunian di Rusunawa Pasar Rumput Siap Dihuni, Segini Harga Sewanya
Pj Gubernur Heru Tanggapi...
Pj Gubernur Heru Tanggapi soal Pegawai Rusunawa Marunda Diduga Terlibat Penjarahan: Harus Ditindak Tegas Nggak Ada Cerita
Ups! Ada Dugaan Pungli...
Ups! Ada Dugaan Pungli di Rusunawa Lette dan Panambungan
Rencana Penambahan Rusunawa...
Rencana Penambahan Rusunawa Sasar Wilayah Antang dan Tallo
Basuki-Erick Duet Bangun...
Basuki-Erick 'Duet' Bangun Rusun Tiga Tower di Rawa Buntu
Hasil Investigasi Pungli...
Hasil Investigasi Pungli Rusunawa Lette dan Panambungan Ada di Tangan Kadis Perumahan
Berita Terkini
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
24 menit yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
54 menit yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
1 jam yang lalu
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
1 jam yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
1 jam yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
2 jam yang lalu
Infografis
Josko Gvardiol, Bek...
Josko Gvardiol, Bek Baru Manchester City Berharga Rp1,4 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved