Tekan Peredaran Makanan Berbahaya, BBPOM DIY Bina 8 Pasar Tradisional

Jum'at, 09 November 2018 - 16:05 WIB
Tekan Peredaran Makanan...
Tekan Peredaran Makanan Berbahaya, BBPOM DIY Bina 8 Pasar Tradisional
A A A
YOGYAKARTA - Edukasi mengenai bahan makanan yang aman dikonsumsi terus dilakukan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) DIY. Delapan pasar tradisional menjadi binaan guna meminimalisir peredaran makanan yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan manusia.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) BBPOM DIY Dyah Tjahjowati mengatakan, delapan pasar tradisional yang menjadi binaan adalah Pasar Niten, Pasar Imogiri, Pasar Argosari Wonosari, Pasar Wates, Pasar Piyungan, Pasar Demangan, Pasar Sambilegi, dan Pasar Gentan di Sleman. Pola pendampingan dilakukan dengan melibatkan lurah dan tenaga pasar untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan dan membuat laporan pada BBPOM.

"Hasilnya sangat bagus. Meskipun masih ditemukan, tapi berkurang banyak," katanya kepada wartawan, Jumat (9/11/2018).

Tenaga mandiri pasar bersama para pedagang dibekali dengan kit pengawasan dan pemeriksaan empat bahan pangan berbahaya. Yakni rodhamin B, formalin, borak, dan metanil yellow. Menurut Dyah, pihaknya telah melakukan evaluasi bersama delapan pasar dampingan tersebut. Ke depan, mulai ada usulan untuk mengawasi atau memeriksa makanan saat masuk gerbang pasar.

"Kita berharap target zero bahan berbahaya pada makanan. Jadi sosialisasi terus dilakukan," kata pelaksana harian Kepala BBPOM DIY ini.

Diakui, dalam setiap pemeriksaan selalu saja ditemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya. Namun penanganan masalah bahan pangan dilakukan dengan cara pembinaan. "Karena dalam Undang-Undang Pangan, kita hanya diwajibkan melakukan pembinaan hingga masyarakat sadar dan tidak lagi menggunakan bahan berbahaya dalam dagangan makanan mereka, tidak ada implikasi hukum," ucapnya.
(amm)
Berita Terkait
BPOM Tarik Peredaran...
BPOM Tarik Peredaran Es Krim Haagen-Dazs dari Pasaran
Cegah Peredaran Makanan...
Cegah Peredaran Makanan Berbahaya, BPOM Sulbar Periksa Sampel Takjil
Ratusan Kilogram Makanan...
Ratusan Kilogram Makanan Berpengawet Mayat Dimusnahkan
BPOM Gelar Pameran Produk...
BPOM Gelar Pameran Produk Probiotik
Beredar Ikan Makarel...
Beredar Ikan Makarel Kaleng Palsu, BPOM Minta Masyarakat Waspada
Marak Suplemen dengan...
Marak Suplemen dengan Klaim Bikin Tahan Lama di Ranjang, BPOM Peringatan Ini ke Pria
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
2 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
3 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
4 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
4 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
4 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved