20 Warga Sarolangun Jambi Dirawat di Rumah Sakit karena DBD

loading...
20 Warga Sarolangun Jambi Dirawat di Rumah Sakit karena DBD
20 Warga Sarolangun Jambi Dirawat di Rumah Sakit karena DBD
SORALANGUN - Memasuki musim penghujan bukan hanya bencana tanah longsor dan banjir saja yang harus diwaspadai, akan tetapi Demam Berdarah (DBD). Karena dengan perubahan cuaca seperti saat ini nyamuk cepat berkembang biak.

Mawin warga Tanjung Rambai Kelurahan Gunung kembang menyebutkan bahwa warga yang berada di sekitar rumahnya harus dirawat di rumah sakit karena mengidap penyakit DBD. “Dekat rumah saya ada satu warga yang sudah dirawat, itu terkena DBD,“ ungkap Mawin

Agar tidak menular, Mawin meminta pada Pemerintah Kabupaten Sarolangun khususnya Dinas Kesehatan agar melakukan fogging di tempat tinggalnya.

“Kami berharap pada Pemerintah Kabupaten untuk melakukan pengasapan (Fogging), “ timpal Mawin.

Sementara itu, dari data yang berhasil dihimpun di Rumah Sakit Khatib Quzwein Sarolangun sudah tercatat 20 orang yang sudah menjalani perawatan menjadi korban DBD.

“Mulai dari bulan September sampai saat ini sudah tercatat 20 orang yang dirawat, “ ungkap Direktur Rumah sakit Dr Irwan Mizwar melalui Kepala Bidang Pelayanan Umum Bambang Hermanto.



Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun Adnan saat dihubungi mengaku akan segera menurunkan timnya untuk melakukan pengasapan.“Iya nanti akan saya informasikan kepada Kepala Bidang P2 untuk melakukan pengasapan,“ tandas Adnan.
(sms)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top