Masyarakat Diminta Terlibat Aktif Awasi Dana Desa

Rabu, 07 November 2018 - 23:30 WIB
Masyarakat Diminta Terlibat...
Masyarakat Diminta Terlibat Aktif Awasi Dana Desa
A A A
YOGYAKARTA - Pengawasan pengelolaan dana desa harus menjadi tanggung jawab semua pihak. Masyarakat pun diminta aktif terlibat dalam perencanaan hingga pengawasan penggunaan dana desa dalam proses pembangunan.

"Laporan masyarakat merupakan ujung tombak dan sumber informasi utama bagi pemeriksa untuk menindaklanjuti segala penyalahgunaan dana desa. Oleh karena itu peran aktif masyarakat akan menjadi kunci pengelolaan dana desa yang berkualitas," ujar Anggota Tim Advisor Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) Ilya Avianti dalam pembukaan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Yogyakarta, Rabu (7/11) malam.

Dia menjelaskan sesuai dengan semangat Undang-Undang Nomor 6/2014 tentang Desa, masyarakat merupakan subjek utama dalam proses pembangunan di kawasan perdesaan. Menurutnya, pengarusutamaan peran masyarakat tersebut harusnya dimanfaatkan secara optimal, sehingga pembangunan desa sesuai dengan kebutuhan warga desa.

"Masyarakat harus berpartisipasi dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan dana desa," katanya.

Guru Besar Universitas Padjajaran ini mengatakan saat ini pemerintah mempunyai komitmen yang kuat dalam membangun kawasan perdesaan. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan dengan pengalokasian dana desa yang besarannya terus meningkat dari tahun ke tahun. Kondisi tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pengelolaan dana desa sehingga memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Pengalokasian dana desa tentu akan memperkuat proses percepatan pembangunan kawasan pinggiran dan desa-desa di Indonesia. Tentunya harus ada pengelolaan yang baik sehingga dana tersebut bisa menyejahterakan warga," katanya.

Ilya juga mendorong peran dari akademisi di berbagai perguruan tinggi agar terlibat dalam proses pengelolaan dana desa. Menurutnya, keikutsertaan para akademisi ini tidak hanya akan mendorong penggunaan dana desa tepat sasaran tapi juga akan terkelola dengan baik secara administratif.

"Selain elemen masyarakat, kaum akademisi pun harus dilibatkan. BPK pun sudah bekerja sama dengan Universitas Diponegoro untuk memudahkan memeriksa dana desa. Kerja sama ini bisa dilakukan oleh kampus-kampus lain," katanya.
(amm)
Berita Terkait
Penyaluran BLT Dana...
Penyaluran BLT Dana Desa Ruwet...Ruwet...Ruwet...
Kejari Pandanglawas...
Kejari Pandanglawas Utara Selidiki Dugaan Korupsi Dana Desa
Penyaluran BLT untuk...
Penyaluran BLT untuk Masyarakat Miskin Desa Capai Rp2,9 Triliun
Rp41 Triliun Dana Desa...
Rp41 Triliun Dana Desa untuk Padat Karya, Ini Bentuk Kegiatannya
Dana Desa Efektif Bantu...
Dana Desa Efektif Bantu Penanggulangan Dampak Pandemi
Margarito Nilai Pembangunan...
Margarito Nilai Pembangunan Desa Tanpa Dana Desa Terancam Mandek
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
2 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
Negara Asia yang Diprediksi...
Negara Asia yang Diprediksi akan Terlibat Perang Dunia 3
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved