Polres Mojokerto Masih Ragu soal Kabar Penculikan Anak

Senin, 05 November 2018 - 17:15 WIB
Polres Mojokerto Masih...
Polres Mojokerto Masih Ragu soal Kabar Penculikan Anak
A A A
MOJOKERTO - Polisi masih melakukan pendalaman atas pengakuan seorang bocah yang berhasil lolos dan menjadi korban penculikan di perumahan Griya Permata Meri, Kota Mojokerto, Jawa Timur. Namun polisi masih meragukan pengakuan Muhammad Anugerah (9) itu setelah mengecek rumah kosong yang disebutkan sebagai tempat disembunyikannya dua anak korban penculikan lainnya.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery mengatakan, sejak Minggu (4/11/2018) malam hingga Senin (5/11/2018) dini hari tadi, pihaknya mendalami pengakuan Muhammad Anugerah soal penculikan yang dialaminya. Selain meminta keterangan, ia juga membawa bocah kelas 4 SDN 1 Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto itu ke rumah kosong yang ditunjuk, yakni Griya Permata Meri Blok A2/34.

Sejauh ini, kata Fery, belum ada fakta yang memperkuat pengakuan Anugerah tersebut. Menurutnya, setelah melakukan pengecekan di rumah kosong tersebut, tak ada tanda-tanda jika di dalamnya terdapat penghuni sebelumnya. "Rumah itu memang kosong. Tak ada bukti pendukung jika ada dua orang (penculik) dan dua anak korbannya," kata Fery, Senin (5/11/2018).

Meski masih meragukan kebenaran cerita Anugerah, tapi pihaknya akan tetap melakukan pendalaman. Polisi akan terus melakukan penyelidikan dan berdasar dari keterangan lain yang disampaikan Anugerah. Ia berharap, ada saksi lain yang bisa menceritakan kebenaran cerita bocah asal Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto itu. "Sementara dari pengakuan si anak kecil (Anugerah) ini saja," pungkas Fery.

Sebelumnya, Muhammad Anugerah mengaku telah menjadi korban penculikan dan berhasil meloloskan diri saat dibawa penculik ke sebuah rumah kosong di Perumahan Griya Permata Meri, Kota Mojokerto. Kepada polisi Anugerah mengaku dirinya sempat ditepuk bagian punggungnya dan diminta mengantarkan dua laki-laki pelaku penculikan ke perumahan Griya Permata Meri.

Diakui Anugerah, saat dibawa ke sebuah rumah kosong, ia melihat ada dua anak lainnya yang dalam kondisi tangannya diikat oleh kedua pelaku. Melihat itu, ia lantas kabur dan akhirnya ditemukan warga di sekitar Terminal Kertajaya, Kota Mojokerto. (Baca juga: Pengakuan Anak yang Menjadi Korban Penculikan Orang Tak Dikenal )
(amm)
Berita Terkait
Bocah SD di Surabaya...
Bocah SD di Surabaya Lolos dari Penculikan setelah Melompat dari Mobil Pelaku
Giliran Nenek 75 Tahun...
Giliran Nenek 75 Tahun Jadi Korban Penjambretan
Polisi Ringkus 2 Pelaku...
Polisi Ringkus 2 Pelaku Penculik Remaja dengan Modus Utang di Matraman
Anaknya Dibawa Kabur,...
Anaknya Dibawa Kabur, Ibu Cantik Ini Polisikan Mantan Suami
Antisipasi Penculikan...
Antisipasi Penculikan Anak, Satpol PP Jaktim Pasang Spanduk Kewaspadaan di Gedung Sekolah
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
1 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
2 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
4 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
4 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
4 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
4 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved