Majukan Pariwisata, Pemprov DKI Studi Banding ke Banyuwangi

Minggu, 04 November 2018 - 19:02 WIB
Majukan Pariwisata,...
Majukan Pariwisata, Pemprov DKI Studi Banding ke Banyuwangi
A A A
JAKARTA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta berkomitmen mendukung Pemprov DKI memajukan pariwisata. Partisipasi masyarakat harus dilibatkan untuk mencapai komitmen tersebut.

Direktur Utama Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Trisno Nugroho mengatakan, devisa sektor pariwisata nomor tiga setelah batubara dan minyak kelapa sawit mentah. Menurutnya, dengan kondisi Jakarta saat ini, pertumbuhan ekonomi sektor pariwisata harus digenjot. Apalagi, Jakarta potensinya sangat luar biasa.

“DKI memiliki anggaran cukup tinggi, harusnya sektor pariwisata bisa lebih melesat. Banyuwangi dengan anggaran Rp2,9 triliun, destinasi wisatanya berkibar di luar negeri. Uang bukan keberhasilan, partisipasi masyarakat yang menentukan,” kata Trisno Nugroho di Banyuwangi, Minggu (4/11/2018).

Selama tiga hari perjalanan mengunjungi destinasi wisata Banyuwangi bersama jajaran pejabat Pemprov DKI, Trisno menceritakan banyak hal yang ditemukan dan dibahas untuk menumbuhkan ekonomi dari sektor pariwisata di Jakarta seperti dilakukan di Banyuwangi. Salah satunya fokus mengajak masyarakat untuk terlibat langsung dalam pengembangan pariwisata.

Asisten Biro Perekonomian DKI Jakarta, Sri Haryati menuturkan, pariwisata tidak akan jalan jika tidak didukung stakeholder lain, seperti transportasi, listrik, air minum, pangan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan sebagainya. Untuk itu, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022, semua program disusun saling memiliki keterkaitan.

Sektor pariwisata, lanjut Sri, juga menjadi prioritas dalam RPJMD. Namun, dari sebanyak 216 destinasi wisata, tentunya tidak bisa dimajukan serentak. Dia pun meminta agar Dinas Pariwisata memetakan mana wisata yang menjadi priorits, tentunya dengan melibatkan masyarakat.

“Arahan Pak Gubernur semua program diupayakan kolaborasi. Kalau pemerintah doang, itu cuma menggerakkan, setelah itu diam. Di Kepulauan Seribu, sudah ada daerah perlindungan laut. Kalau sekarang, Kepulauan Seribu belum semua nelayan dilibatkan dalam pariwisata, baik snorkeling, diving atau lainnya,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Asiantoro menambahkan, kenaikan anggaran pariwisata pada 2019 mencapai 100% dari anggaran 2018. Dengan kenaikan anggaran tersebut, pariwisata tentunya akan melibatkan masyarakat mengingat hampir semua kegiatan berbentuk festival.

“Kita akan buat festival sepanjang tahun. Kita juga ada tiga strategis daerah, ada Taman Benyamin Sueb, revitalisasi tim dan festival sepanjang tahun. Seniman yang tadinya banyak menganggur, akan banyak kegiatan lagi ke depan,” ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
5 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
7 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
8 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
8 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
9 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
10 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved