Polisi Telusuri Grup Gay di Facebook yang Meresahkan Warga Merangin
Sabtu, 03 November 2018 - 09:21 WIB
Polisi Telusuri Grup Gay di Facebook yang Meresahkan Warga Merangin
A
A
A
MERANGIN - Merebaknya pecinta sesama jenis, terutama yang berjenis kelamin laki-laki (gay), meresahkan warga Kabupaten Merangin, Jambi. Akun grup di media sosial Facebook ini ternyata dibuat sejak Februari 2015 silam dan saat ini anggotanya sudah mencapai 796 orang. Bahkan grup tersebut masih aktif hingga saat ini.
Mendapat informasi tentang dugaan aktivitas grup gay di Facebook, saat ini pihak kepolisian melakukan penelusuran. Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan dan menelusuri akun grup Facebook yang sudah meresahkan warga di wilayah hukumnya.
"Ya, saat ini kita sudah perintahkan tim cyber untuk menelusuri keberadaan akun grup tersebut. Saat ini kita jangan terlalu percaya dulu, sebab bisa saja ini hoaks," ujar Kade saat dihubungi wartawan, Sabtu (3/11/2018).
Kapolres meminta warga Merangin jangan terlalu resah terhadap keberadaan akun grup gay ini. "Ini bisa saja mereka main-main, tapi terlepas hal itu kita tetap melakukan penyelidikan untuk bisa mengungkap permasalahan yang sudah membuat warga kita resah," katanya. (Baca juga: Komunitas Gay Merebak di Merangin Jambi )
Mendapat informasi tentang dugaan aktivitas grup gay di Facebook, saat ini pihak kepolisian melakukan penelusuran. Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan dan menelusuri akun grup Facebook yang sudah meresahkan warga di wilayah hukumnya.
"Ya, saat ini kita sudah perintahkan tim cyber untuk menelusuri keberadaan akun grup tersebut. Saat ini kita jangan terlalu percaya dulu, sebab bisa saja ini hoaks," ujar Kade saat dihubungi wartawan, Sabtu (3/11/2018).
Kapolres meminta warga Merangin jangan terlalu resah terhadap keberadaan akun grup gay ini. "Ini bisa saja mereka main-main, tapi terlepas hal itu kita tetap melakukan penyelidikan untuk bisa mengungkap permasalahan yang sudah membuat warga kita resah," katanya. (Baca juga: Komunitas Gay Merebak di Merangin Jambi )
(amm)