Curi 6 Kubik Pasir di Toko Material, Sopir Bus Diringkus Polisi

Rabu, 31 Oktober 2018 - 15:53 WIB
Curi 6 Kubik Pasir di...
Curi 6 Kubik Pasir di Toko Material, Sopir Bus Diringkus Polisi
A A A
SALATIGA - Parjianto (33), warga Cebongan RT 05/RW 01 Kelurahan Cebongan, Kecamatan Argomulyo, Salatiga, Jawa Tengah diringkus petugas Unit Reskrim Polsek Argomulyo lantaran kedapatan mencuri 6 kubik pasir di halaman toko material Sumber Bangunan di Jalan Soekarno Hatta Salatiga. Kini tersangka ditahan di ruang tahanan Polres Salatiga.

Selain menahan tersangka, polisi juga menyita barang bukti kendaraan bermotor yang digunakan tersangka untuk mencuri pasir yakni truk Isuzu bernopol H 1932 DB. Barang bukti tersebut diamankan di Polres Salatiga guna kepentingan penyidikan.

Wakapolres Salatiga Kompol Kristanto Budi Nursetya menjelaskan, penangkapan tersangka didasarkan pada laporan karyawan toko material Sumber Bangunan Retno Wulansari (39), warga Dusun Ngaglik RT 02/RW 12 Ledok, Argomulyo. Pada Kamis (25/10/2018) saksi melapor ke Polsek Argomulyo bahwa 6 kubik pasir di depan toko hilang.

"Pencurian terjadi pada Rabu (24/10/2018) sekitar pukul 23.30 WIB dan baru diketahui Kamis pagi saat toko hendak dibuka. Selanjutnya, anggota Unit Reskrim Polsek Argomulyo melakukan penyelidikan dan tiga hari setelah kejadian tersangka berhasil ditangkap," katanya kepada wartawan saat gelar perkara di Mapolres Salatiga, Rabu (31/10/2018).

Tersangka ditangkap pada Senin (29/10/2018). Saat itu, tersangka sedang mengemudikan bus PO Raya jurusan Solo-Semarang.

Sementara itu, tersangka Parjiyanto mengatakan, dirinya melakukan pencurian terdesak utang. Pasir curian tersebut lantas dijual kepada sesorang di daerah Karanglo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang dengan harga Rp1,7 juta.

"Uang hasil penjualan pasir saya gunakan untuk membayar utang Rp1 juta, membayar sewa truk Rp300.000 dan membayar tukang bongkar muat Rp170.000. Sisanya untuk beli solar," ujarnya.

Parjiyanto mengaku baru pertama kali mencuri pasir. Dia berani mencuri pasir di toko material tersebut karena sudah mengetahui situasi lingkungan sekitar toko material dan pernah menjual pasir di toko tersebut. "Saya pernah ngirim (menjual) pasir ke toko material itu, jadi saya tahu kondisinya," ucapnya.
(amm)
Berita Terkait
Curi Celana Panjang,...
Curi Celana Panjang, Empat Pria di Sleman Diamankan Polisi
Polsek Muntilan Selesaikan...
Polsek Muntilan Selesaikan Kasus Pencurian Pisang Secara Kekeluargaan
Kabel Bawah Tanah di...
Kabel Bawah Tanah di Semarang Dicuri Maling, Polisi Cek CCTV
2 Sekolah Negeri di...
2 Sekolah Negeri di Semarang Dibobol Maling, Uang dan Belasan Komputer Raib
Terlalu...Toko Besi...
Terlalu...Toko Besi Bung Rhoma Dibobol Maling, Rugi Ratusan Juta Rupiah
Komplotan Pencuri Spesialis...
Komplotan Pencuri Spesialis Pecah Kaca Mobil Diringkus Polisi
Berita Terkini
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
53 menit yang lalu
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
1 jam yang lalu
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
2 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
2 jam yang lalu
Gelar Intercultural...
Gelar Intercultural Festival 2026, UMB Satukan Mahasiswa 9 Negara lewat Budaya
4 jam yang lalu
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
15 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved