Polda Jabar Dalami Dugaan Skenario di Balik Pembakaran Bendera

Jum'at, 26 Oktober 2018 - 14:53 WIB
Polda Jabar Dalami Dugaan...
Polda Jabar Dalami Dugaan Skenario di Balik Pembakaran Bendera
A A A
BANDUNG - Polda Jawa Barat mendalami dugaan skenario di balik peristiwa pembakaran bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid yang identik dengan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Kami akan mendalami dugaan rekayasa dan skenario serta keterlibatan orang lain di belakang aksi pelaku Us membawa dan mengibarkan bendera HTI ke tengah upacara peringatan HSN 2018 di Limbangan, Garut. Kami akan menempuh langkah digital forensik untuk menyelidiki HP (handphone) pelaku Us," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto ditemui seusai salat Jumat di Masjid As-Syuhada Polrestabes Bandung, Jalan Nias, Kota Bandung, Jumat (26/10/2018).

Agung mengemukakan, yang pasti peristiwa pembakaran itu tidak serta merta berdiri sendiri. Sebelum peringatan HSN 2018 di Alun-Alun Limbangan, Garut digelar pada Senin (22/10/2018), telah dilakukan rapat oleh panitia dan dihadiri unsur Polri dan TNI. Dalam rapat itu disepakati tidak boleh membawa bendera atau atribut lain selain Merah Putih.

"Nah kalau ada yang membawa bendera lain akan diamankan atau tidak? Tentu akan diamankan. Jadi tidak ada niat membakar bendera itu. Apalagi oknum Banser yang membakar bendera itu melakukannya secara spontan, korek saja pinjam," ujar Agung.

Disinggung tentang apa tujuan pelaku Us yang tinggal di Bandung tapi berada di Garut saat peringatan HSN 2018 di Alun-Alun Limbangan, Garut. "Dia itu memang asli orang Garut. Di Bandung dia hanya bekerja," ungkap Kapolda.

Agung mengungkapkan, Us yang diamankan karena diduga kuat membawa dan mengibarkan bendera yang identik dengan bendera HTI itu mengaku membeli bendera tersebut secara online. Jadi Us memang sengaja membawa bendera tersebut. "Kepada penyidik dia juga mengaku pernah ikut aksi umat Islam pada 2016 lalu. Kemungkinan aksi 212," tutur Agung.
(amm)
Berita Terkait
Tim Jawa Barat 1 Salafiyah...
Tim Jawa Barat 1 Salafiyah Al-Faalah Juara Piala KSAD Liga Santri 2022
Minta Pertolongan Allah...
Minta Pertolongan Allah SWT, Sejuta Santri di Jabar Gelar Istighosah Kubro
Ridwan Kamil Sebut Santri...
Ridwan Kamil Sebut Santri Garda Terdepan Lawan Ideologi Ancam Pancasila dan NKRI
Peringati HSN, Ratusan...
Peringati HSN, Ratusan Santri dari Berbagai Ponpes di Bandung Barat Deklarasikan Kusnu
Santri Innofest Jadi...
Santri Innofest Jadi Pamungkas Perayaan Hari Santri Nasional
5 Contoh Sambutan Hari...
5 Contoh Sambutan Hari Santri Nasional 2024, Bisa Dijadikan Referensi
Berita Terkini
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
18 menit yang lalu
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
3 jam yang lalu
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
4 jam yang lalu
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
4 jam yang lalu
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
5 jam yang lalu
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved