Suplai Elpiji 3 Kg Kabupaten Merangin Telah Ditambah 216%

Rabu, 24 Oktober 2018 - 10:23 WIB
Suplai Elpiji 3 Kg Kabupaten...
Suplai Elpiji 3 Kg Kabupaten Merangin Telah Ditambah 216%
A A A
JAMBI - Pjs Region Manager Communication & CSR Pertamina Sumbagsel, Taufikurachman mengatakan, penyaluran elpiji 3 Kg di daerah Merangin berjalan normal dengan rata-rata penyaluran sebanyak 4.677 tabung per hari. Bahkan pada Oktober 2018 Pertamina telah melakukan penambahan stok hingga 10.080 tabung atau penambahan mencapai 216% rata-rata dari penyaluran harian normal.

"Pertamina berharap masyarakat untuk tetap tenang dan membeli elpiji 3 kg sesuai dengan kebutuhan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut Pertamina telah menambah alokasi elpiji 3 kg di Kabupaten Merangin," ujar Taufikurachman dalam keterangan tertulis yang disampaikan kepada SINDOnews, Rabu (24/10/2018).

Terkait pemberitaan SINDOnews pada 23 Oktober 2018 dengan judul "Sebulan Elpiji 3 Kg Langka, Harga Eceran Tembus Rp 40.000", Taufikurachman menjelaskan sejumlah langkah antisipatif lainnya yang akan dilakukan Pertamina bersama pemerintah setempat. Di antaranya akan melakukan pengecekan distribusi elpiji 3 kg dan akan memberikan sanksi tegas jika ada penyalahgunaan barang bersubsidi.

Selain itu Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan momentum Operasi Pasar yang akan dilakukan Pertamina di Kabupaten Merangin. Masyarakat juga diimbau membeli elpiji 3 kg di jalur distribusi resmi Pertamina yang tersedia di 167 pangkalan dengan HET Rp 17.000.

Sesuai dengan Surat Edaran Bupati Kabupaten Merangin, Jambi no 500/522/Pereko&SDA/2018 tanggal 31 Juli 2018 ditegaskan bahwa para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak membeli elpiji 3 Kg, karena produk tersebut hanya diperuntukan bagi masyarakat yang tidak mampu serta pelaku Usaha Mikro. Serta bagi pelaku usaha hotel, restoran, kafe serta ASN, anggota TNI, Polri, BUMN/BUMD agar beralih ke Bright Gas 5.5 kg atau 12 kg.

"Pertamina membutuhkan dukungan seluruh masyarakat agar pendistribusian elpiji 3 kg ini dapat tepat sasaran dan digunakan oleh masyarakat yang berhak memakai produk bersubsidi," tegasnya.
(wib)
Berita Terkait
Selama Pandemi, SPBE...
Selama Pandemi, SPBE di Banten Jamin Pasokan Gas Elpiji Aman
Oplos Gas Elpiji 3 Kg...
Oplos Gas Elpiji 3 Kg ke Tabung 12 Kg, 6 Orang Ditangkap
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Polisi Ringkus Sindikat...
Polisi Ringkus Sindikat Pengoplosan Elpiji di Tangerang
Polisi Telusuri Pengoplos...
Polisi Telusuri Pengoplos Elpiji Subsidi di Sumatera Utara
Tabung Elpiji Meledak...
Tabung Elpiji Meledak di Arcamanik Bandung, 7 Orang Luka Bakar
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
50 menit yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
1 jam yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
2 jam yang lalu
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
2 jam yang lalu
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
3 jam yang lalu
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
3 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved