Dua Koridor Bus Transjakarta Ini Sulit Dilakukan Sterilisasi

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:01 WIB
Dua Koridor Bus Transjakarta...
Dua Koridor Bus Transjakarta Ini Sulit Dilakukan Sterilisasi
A A A
JAKARTA - Dua koridor bus Transjakarta menjadi perhatian serius Ditlantas Polda Metro Jaya dalam melakukan sterilisasi jalur bus kebanggaan Pemprov DKI tersebut. Di dua koridor ini tercatat sebagai penyumbang terbanyak angka pelanggaran lalu lintas menerobos jalur bus Transjakarta.

Kedua koridor tersebut tersebut yakni, Koridor VI Ragunan-Dukuh Atas dan Koridor IX Pluit-Pinang Ranti. Pantauan SINDOnews di Koridor IV Ragunan-Dukuh Atas terlihat masih banyak kendaraan pribadi mulai dari roda empat hingga roda dua bebas melenggang di jalur bus Transjakarta.

Seperti dijalan Raya Buncit, jalur arteri yang macet parah membuat sejumlah pengendara memilih menerobos busway. "Soalnya enggak keliatan ada bus Transjakarta-nya, jadi mubazir jalurnya," ujar Kiki pengemudi mobil saat ditemui di lampu merah Mampang.

Headway yang cukup panjang membuat jalur busway memang terlihat seperti jalan hantu. Pasalnya, dengana diberi pembatas tinggi dan jarangnya bus Transjakarta lewat maka jalur terebut sangat kosong. "Kalau dilihat beda banget sama jalan umum, di jalan umum padat tapi jalur bus Transjakarta kosong," ujar warga Ragunan, Jakarta. Selatan ini.

Terpisah, Polda Metro Jaya mencatat dua koridor bus Transjakarta yang saat ini masih banyak pelanggaran yaitu Koridor VI Ragunan-Dukuh Atas dan Koridor IX Pluit-Pinang Ranti. Kasubdit BinGakum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto mengatakan, dua koridor tersebut menjadi perhatian utama dalam penegakan dan sterilisasi yang dilakukan oleh pihaknya.

"Sampai saat ini koridor VI dan IX yang masih banyak pelanggaran, kami juga tempatkan ekstra petugas disana," katanya. Menurutnya, dalam melakukan sterilisasi tersebut pihaknya juga tidak pandang bulu. Siapapun pelanggarnya akan dikenakan sanksi penilangan, bahkan anggota kepolisian sekalipun.

"Aturannya sudah jelas kalau jalur itu hanya boleh dilewati oleh bus Transjakarta," tegasnya. Dari catatan Ditlantas Polda Metro Jaya tidak sterilnya jalur tersebut karena selain disipilin pengguna jalan yang rendah banyaknya mix traffic di kedua koridor tersebut juga menjadi penyebab tingginya penyerobotan.

"Kalau di Koridor IX banyak sekali jalan yang tidak memakai sparator sehingga kendaraan pribadi bisa langsung masuk," tuturnya. Untuk saat ini, antisipasi yang dilakukan sementara adalah menempatkan petugas di lokasi-lokasi yang rawan penyerobotan.

Selain itu, penindakan yang dilakukan berupa penilangan. "Untuk membuat efek jera kita sudah berlakukan tilang, tidak adalagi teguran," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
2030, Transjakarta Targetkan...
2030, Transjakarta Targetkan 10 Ribu Bus Listrik Mengaspal
Lewat Apel Pramudi,...
Lewat Apel Pramudi, Transjakarta Perkuat Budaya Keselamatan
417 Bus Transjakarta...
417 Bus Transjakarta yang Terbengkalai Dilelang
Bus Wisata Transjakarta...
Bus Wisata Transjakarta Layani 56.811 Pengguna selama Libur Lebaran
3 Rute Transjakarta...
3 Rute Transjakarta Ramai Penumpang, Nomor 1 Disesaki 8 Juta Orang
Mulai 20 Juni Transjakarta...
Mulai 20 Juni Transjakarta akan Tambah Lima Rute Baru
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
1 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
1 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
2 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
2 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
2 jam yang lalu
PASTI INDONESIA Kawal...
PASTI INDONESIA Kawal Praperadilan dan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved