Pascabanjir Longsor di Pasaman, Truk Trailer Belum Dievakuasi

Kamis, 18 Oktober 2018 - 12:57 WIB
Pascabanjir Longsor...
Pascabanjir Longsor di Pasaman, Truk Trailer Belum Dievakuasi
A A A
PASAMAN - Hari kelima pascabanjir dan longsor di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, warga mulai kembali ke rumahnya. Sebagian warga telah membersihkan material lumpur yang memenuhi rumah.

Sementara longsor yang menimpa jalan penghubung antara Kabupaten Pasaman Barat dengan Kabupaten Pasaman sudah bisa dilewati. Satu unit truk trailer yang sebelumnya terseret longsor hingga Rabu siang (17/10/2018) masih berada di pinggir jurang menunggu dievakuasi.

Lima hari pascabencana, genangan lumpur dan kayu yang terbawa banjir dan longsor masih memenuhi rumah-rumah warga. Tanah longsor dan banjir di Kampung Ilalang, Nagari Cubadak, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman yang terjadi Jumat 12 Oktober pekan lalu mengakibatkan 14 rumah rusak, 5 di antaranya terbawa longsor.
Pascabanjir Longsor di Pasaman, Truk Trailer Belum Dievakuasi

Darlius (52), warga Kampung Ilalang menyebutkan, hingga Rabu malam lebih dari 200 orang warga dari 70 kepala keluarga masih mengungsi. Seluruh korban mengungsi ke rumah keluarga masing-masing, sehingga tidak ada posko pengungsian di sekitar lokasi.

“Dari 70 kepala keluarga 90 persennya mengungsi ke Kampuang Tangah Singgalang. Sisanya mengungsi ke Silang Ampek, sudah terlambat untuk relokasi, setelah lumpur habis balik lagi tinggal disini,” kata Darlius.

Selain menghantam perkampungan, tanah longsor di Kecamatan Duo Koto juga menimbun badan jalan penghubung antara Kabupaten Pasaman dengan Kabupaten Pasaman Barat.

Sejak dua hari belakangan, material longsor di titik longsor Kampung Baru Sialang, jorong pembangunan ini sudah dibersihkan. Sehingga jalan sudah dapat dilewati kendaraan.
Pascabanjir Longsor di Pasaman, Truk Trailer Belum Dievakuasi

Sementara, satu unit truk trailer terlihat masih berada di pinggir jurang menunggu dievakuasi. Sebelumnya, truk dari Padang menuju Pasaman Barat ini dihantam longsoran tebing saat melintas di lokasi kejadian. Beruntung, pengemudi daan kernet truk selamat.

Sementara Kepala BPBD Pasaman Maspet Kenedi menyebutkan, banjir dan longsor juga membuat sedikitnya 270 hektare lahan pertanian warga di 1 kecamatan rusak.

Selain itu, banjir juga membuat tiga unit jembatan gantung dan irigasi rusak. Hingga kini pemerintah masih menghitung jumlah kerugian, serta rencana kebutuhan biaya untuk rehabilitasi dan rekontruksi.
(rhs)
Berita Terkait
42 Meninggal Dunia Akibat...
42 Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang Sumatera Barat
Banjir Luapan Sungai...
Banjir Luapan Sungai Batang Sinamar di Sumbar
Banjir Bandang Lahar...
Banjir Bandang Lahar Dingin Sumatera Barat, 3.198 Orang Mengungsi
Potret Aksi Kemanusian...
Potret Aksi Kemanusian Korban Banjir Sumatera
Mendikdasmen Salurkan...
Mendikdasmen Salurkan Bantuan Pendidikan ke Sekolah Terdampak Bencana di Sumbar
Panitia Natal Nasional...
Panitia Natal Nasional Antar Bantuan Sampai ke Tangan Warga Sumatera Barat
Berita Terkini
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
41 menit yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
4 jam yang lalu
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
5 jam yang lalu
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
6 jam yang lalu
DPRD Klungkung Perkuat...
DPRD Klungkung Perkuat Pengawasan, Pastikan WTP Berdampak Nyata bagi Masyarakat
6 jam yang lalu
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved