Menteri Susi Melunak, Nelayan Cantrang Jateng Diminta Perpanjang Izin

Rabu, 10 Oktober 2018 - 16:30 WIB
Menteri Susi Melunak,...
Menteri Susi Melunak, Nelayan Cantrang Jateng Diminta Perpanjang Izin
A A A
SEMARANG - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah Lalu M Syafriadi meminta para nelayan segera mengurus izin terkait penggunaan alat tangkap Cantrang. Sampai saat ini masih banyak nelayan yang belum mengurus perpanjangan izin pasca-diperbolehkannya kembali kapal Cantrang melaut di laut Jawa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Kami mengimbau, kapal-kapal cantrang yang berada di bawah kewenangan Provinsi Jateng untuk segera memperpanjang surat izin kapalnya. Kami juga masih terus melakukan pendataan mengenai kapal-kapal yang berada di bawah tanggung jawab kami," kata Lalu, Rabu (10/10/2018).

Dahulu izin yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk 1.223 kapal. Namun setelah adanya perubahan kewenangan dan imbauan untuk melakukan pengukuran ulang, jumlah tersebut menjadi berubah dan lebih sedikit.

"Dari hasil ukur ulang itu, diketahui sebanyak 70% dari 1.223 izin yang kami keluarkan ternyata terjadi manipulasi ukuran kapal atau mark down oleh nelayan. Jadi kami masih terus melakukan pendataan sampai saat ini," katanya.

Selain adanya mark down tersebut, data jumlah izin yang diberikan juga terpengaruh dengan adanya perubahan kewenangan. Misalnya ada kapal yang dahulu menjadi kewenangan Kabupaten kini naik kelas dan berubah menjadi kewenangan provinsi.

Meski diperbolehkan, tapi Lalu mengimbau kepada nelayan cantrang untuk mematuhi persyaratan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Seperti tidak boleh ada penambahan cantrang, tidak boleh melebihi batas aturan melaut, dan tidak melakukan mark down ukuran kapal.

"Kami juga terus menyosialisasikan kepada nelayan agar segera beralih alat tangkap ikan yang lebih ramah lingkungan," tutupnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menambahkan, para nelayan diminta mematuhi peraturan terkait kebijakan menteri KKP. "Diikuti saja, yang penting sekarang bisa buat mencari makan. Soal nanti biar dipikir lebih lanjut," ucapnya.

Untuk diketahui, Kementerian Kelautan dan Perikanan awalnya melarang penggunaan kapal Cantrang. Namun kebijakan itu ditunda, dengan kebijakan bahwa nelayan di wilayah perairan Jawa boleh menggunakan cantrang lagi, sementara di luar perairan Jawa kapal cantrang tetap dilarang.
(amm)
Berita Terkait
Bonding dengan Nelayan...
Bonding dengan Nelayan Aruna: Buka Bareng di Program Sarasehan Nelayan
NU Care Beri Fasilitas...
NU Care Beri Fasilitas Perahu Ambulans Gratis untuk Warga Kampung Laut di Cilacap
Mandi di Pinggir Kapal,...
Mandi di Pinggir Kapal, Nelayan Rembang Tewas Tercebur ke Laut
Kisah Mukhlisin, Lambaian...
Kisah Mukhlisin, Lambaian Tangan Selamatkan Nyawanya Usai 15 Jam Jatuh di Tengah Laut
Kapal Dihantam Ombak,...
Kapal Dihantam Ombak, Nelayan Pemalang Hilang di Laut Wonokerto
Perahu Diterpa Angin,...
Perahu Diterpa Angin, 1 Pemancing Hilang di Segara Anakan Cilacap
Berita Terkini
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
9 menit yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
34 menit yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
44 menit yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
4 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
4 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved