Harga Pakan Ternak Naik Berkali-kali, Susu Sapi Cuma Sekali

Rabu, 10 Oktober 2018 - 10:43 WIB
Harga Pakan Ternak Naik...
Harga Pakan Ternak Naik Berkali-kali, Susu Sapi Cuma Sekali
A A A
SEMARANG - Harga pakan sapi perah jenis pollard (bekatul biji gandum) sepanjang Januari hingga akhir September 2018 tercatat mengalami kenaikan beberapa kali. Saat ini, harga pollard di tingkat pengecer mencapai Rp3.650 per kilogram. Imbasnya, keuntungan peternak sapi perah di Kabupaten Semarang dan Salatiga, Jawa Tengah menurun lantaran biaya produksi naik sedangkan harga susu tetap.

"Harga susu hanya mengalami kenaikan satu kali sebesar Rp100 per liter. Sementara harga pakan naik beberapa kali," kata Ketua Koperasi Andini Luhur Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Agus Warsito, Rabu (10/10/2018).

Setiap hari satu ekor sapi membutuhkan pakan pollard sebanyak 5 kg dan rumput 40 kg. Nilainya mencapai sekitar Rp58.250. Padahal per satu ekor sapi hanya mampu menghasilkan susu sebanyak sekitar 10 liter. Apabila kualitas susunya baik, maka bisa dijual dengan harga paling tinggi Rp5.500 per liter. Namun apabila kualitas susunya kurang baik hanya dihargai antara Rp4.100 hingga Rp4.500 per liter.

"Jadi apabila peternak bisa menjual susunya dengan harga Rp5.500 per liter, maka per satu ekor sapi hanya menghasilkan Rp55.000. Namun apabila susunya dibeli dengan harga Rp4.500 per liter maka hanya mendapat Rp45.000," katanya.

Namun, kata Agus, para peternak masih bisa bertahan karena rumputnya menanam sendiri dan tidak pernah dihitung sebagai biaya produksi. "Jika rumput diperhitungkan dalam biaya produksi, jelas petani rugi," ujarnya.

Menurut dia, kenaikan harga pollard dipicu oleh penurunan nilai rupiah terhadap nilai tukar dolar. "Pollard diimpor dari Amerika dan beberapa negara lainnya. Jika nilai tukar dolar terhadap rupiah naik, otomatis harga pollard ikut naik," katanya.

Lebih jauh Agus mengatakan, selama ini petani dan koperasi tidak bisa berbuat banyak untuk meningkatkan harga susu. Sebab harga susu yang menentuka adalah pengusaha produsen olahan susu. "Kami akan berupaya untuk meningkatkan harga susu. Ini tentunya harus dibarengi dengan peningkatan kualitas susu," ucapnya.

Dia mengatakan, guna meningkatkan pendapatan, peternak sapi perah juga harus bisa mengolah susu sendiri menjadi barang yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi. "Kami akan mengajarkan peternak untuk mengolah susu dan membantu pemasarannya. Sehingga mereka bisa mendapatkan pendapatan yang lebih tinggi," katanya.

Sementara itu, salah seorang petani di Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan Siamto (40) menuturkan, untuk meningkatkan harga jual, sebagian produksi susu diolah menjadi makanan dan minuman. Dengan mengolah susu menjadi minuman siap saji, peternak bisa menjual dengan harga Rp6.000 per liter.

"Namun saat ini, kami baru bisa mengolah sebagian susu dari hasil produksi per hari karena keterbatasan pemasaran. Sedangkan sebagian susu lainnya dijual ke koperasi dengan harga Rp4.500 per liter," katanya.
(amm)
Berita Terkait
Peternakan Terbakar,...
Peternakan Terbakar, Ribuan Ayam Terpanggang Hidup-hidup
Dubes Australia Temui...
Dubes Australia Temui Ganjar Pranowo, Bahas Kerja Sama Peningkatan Investasi dan Peternakan
7 Sapi di Blora Sembuh...
7 Sapi di Blora Sembuh dari PMK usai Diberi Minuman Ramuan Tradisional
Pencucian Uang dengan...
Pencucian Uang dengan Dalih Peternakan Burung Berkicau
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Terserang Virus ASF,...
Terserang Virus ASF, Puluhan Ekor Babi Milik Peternak di Palangkaraya Mati
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
12 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
23 menit yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
1 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
3 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
10 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved