Polisi Rekonstruksi Kasus Bandar Sabu, Istri Tersangka Menangis Histeris
Senin, 08 Oktober 2018 - 21:17 WIB
Polisi Rekonstruksi Kasus Bandar Sabu, Istri Tersangka Menangis Histeris
A
A
A
JAKARTA - Nina (25), istri dari bandar narkoba, BP (28), tak kuasa menahan tangis saat suaminya yang ditangkap petugas Polsek Tambora diperlihatkan kepada tetangga. Nina pun menangis histeris, hingga mengundang perhatian warga.
“Ampun Pak, maafkan suami saya,” teriak Nina sembari menangis di lokasi penangkapan sang suami di Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Senin (8/10/2018). Sembari teriak, Nina kemudian mengosok gosokan kaki ke lantai. Tubuhnya kemudian digulingkan di depan toko listrik yang kala itu tutup.
Sesekali, perempuan berkurudung itu menggedorkan pagar besi penutup toko.
“Ya Allah, salah apa suami saya. Dia cuma korban saja Pak. Tolong lepasin,” kata Nina teriak keras.( Baca: Cetuskan Tawuran untuk Selundupkan Narkoba, Bandar Sabu Diciduk Polisi )
Aksi Nina sempat mencuri perhatian sejumlah warga yang kala itu ramai menyaksikan rekonstruksi kasus narkoba, tiga tersangka yakni, BL (24), BP (28), dan YS (25) hadir dalam aksi itu. Kondisi Nina inipun kemudian di videokan sejumlah warga yang datang. Mereka kemudian memfoto dan memvideokan kejadian itu.
Aksi Nina terhenti usai Sekretaris RW, Jono datang. Dia kemudian menenangkan Nina dibantu Binmas Tambora Nina kemudian dibawa ke rumahnya yang berjarak kurang dari 200 meter dari tempatnya.
“Ampun Pak, maafkan suami saya,” teriak Nina sembari menangis di lokasi penangkapan sang suami di Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Senin (8/10/2018). Sembari teriak, Nina kemudian mengosok gosokan kaki ke lantai. Tubuhnya kemudian digulingkan di depan toko listrik yang kala itu tutup.
Sesekali, perempuan berkurudung itu menggedorkan pagar besi penutup toko.
“Ya Allah, salah apa suami saya. Dia cuma korban saja Pak. Tolong lepasin,” kata Nina teriak keras.( Baca: Cetuskan Tawuran untuk Selundupkan Narkoba, Bandar Sabu Diciduk Polisi )
Aksi Nina sempat mencuri perhatian sejumlah warga yang kala itu ramai menyaksikan rekonstruksi kasus narkoba, tiga tersangka yakni, BL (24), BP (28), dan YS (25) hadir dalam aksi itu. Kondisi Nina inipun kemudian di videokan sejumlah warga yang datang. Mereka kemudian memfoto dan memvideokan kejadian itu.
Aksi Nina terhenti usai Sekretaris RW, Jono datang. Dia kemudian menenangkan Nina dibantu Binmas Tambora Nina kemudian dibawa ke rumahnya yang berjarak kurang dari 200 meter dari tempatnya.
(whb)