Petugas Bea Cukai Entikong Gagalkan Penyelundupan Barang Impor

Senin, 24 September 2018 - 08:39 WIB
Petugas Bea Cukai Entikong...
Petugas Bea Cukai Entikong Gagalkan Penyelundupan Barang Impor
A A A
ENTIKONG - Petugas Bea Cukai Entikong mendapatkan ancaman dan kekerasan dari warga sekitar perbatasan entikong saat akan melakukan penindakan terhadap barang-barang impor yang coba diselundupkan lewat jalur tikus.

Informasi terkait penyelundupan tersebut, Jumat 21 September 2018, ditindaklanjuti petugas dengan melakukan pemeriksaan di daerah dimaksud. Dari pemeriksaan yang dilakukan petugas Bea Cukai bersama anggota Pamtas ditemukan tumpukan barang antara lain cakar ayam, sosis, ikan, daging ayam, dll, jumlah kurang lebih 50 karung.

Kepala Kantor Bea Cukai Entikong, Dwi Jogyastara mengungkapkan, setelah dilakukan penindakan pertama, petugas Kepolisian Sektor Entikong kembali menginformasikan adanya barang ilegal yang ditimbun di sekitar hutan Pos Lintas Batas (PLBN) Entikong.

"Sekitar pukul 15.00 WIB petugas melakukan pemeriksaan daerah tersebut dan menemukan tumpukan barang berupa wortel, ayam, ikan patin dll, jumlah kurang lebih 20 karung," ungkap Dwi.

Hanya berselang sekitar satu jam petugas Bea Cukai kembali menghentikan seseorang yang membawa barang di jalur ekspor. "Orang tersebut harusnya melintas di jalur impor atau kedatangan sehingga petugas melakukan melakukan pemeriksaan. Namun pelaku menolak dan terjadi ketegangan dengan petugas," ucapnya.

"Sekelompok masa mendatangi petugas yang melakukan pemeriksaan tersebut, melihat masa yang datang, pelaku berusaha membawa kembali barangnya sehingga terjadi tarik-menarik dengan petugas Bea Cukai. Masa yang berkumpul mengeluarkan kata-kata ancaman kepada Petugas yang akan melakukan penegahan. Petugas memutuskan untuk mengembalikan barang tersebut dan pelaku bersama masa kembali ke daerah netral di perbatasan," tambah Dwi.

Setelah kejadian tersebut pihak Polsek Entikong juga melakukan penertiban di sekitar daerah netral dengan meminta masa untuk membubarkan diri dan terhadap barang yang berada di netral dibawa ke wilayah Malaysia.

Namun masa yang masih ingin mencoba membawa barang-barang tanpa izin tersebut ke Indonesia bersikeras dan kembali menerobos penjagaan petugas Bea Cukai.

"Sekitar pukul 17.00 WIB masa yang berkumpul di daerah netral memasuki PLBN Entikong melalui jalur impor/kedatangan dengan cara berlarian. Petugas berupaya melakukan pemeriksaan dan berhasil menegah sekitar 10 karton berupa antara lain sosis dan ayam," kata Dwi.

Tidak berhenti di situ, petugas Bea Cukai masih mengalami intimidasi dari masa. Pada pukul 17.10 WIB Petugas Bea dan Cukai yang akan kembali ke kantor dihadang oleh sekelompok masa di pintu keluar PLBN Entikong, masa melakukan provokasi yang pada intinya meminta barang-barang yang ditegah oleh petugas Bea dan Cukai untuk dikembalikan.

Dengan dibantu pengawalan dari Pihak Polsek Entikong beserta pihak Pamtas, Petugas Bea dan Cukai dapat kembali ke Kantor. Pada Pukul 17.30 WIB Masa mendatangi Kantor Bea dan Cukai dan berusaha memasuki wilayah kantor.

Namun dapat dihadang oleh petugas keamanan. Pada pukul 18.15 WIB terjadi pelemparan batu dari arah masa yang mengenai petugas Bea dan Cukai dan mengakibatkan cidera luka dibagian kepala. Saat ini petugas yang terluka sedang dilakukan perawatan di Puskesmas Entikong.
(maf)
Berita Terkait
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Barang Impor dan Jutaan Rokok Ilegal di Aceh
Termasuk Iphone 16,...
Termasuk Iphone 16, Bea Cukai Musnahkan Barang Selundupan Rp2,9 Miliar
Bea Cukai Batam Gagalkan...
Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Ratusan Elektronik dan Barang Ilegal
Bea Cukai Batam Tindak...
Bea Cukai Batam Tindak Pelanggaran, Potensi Kerugian Negara Rp77 Miliar
Bea Cukai Kepri Serahkan...
Bea Cukai Kepri Serahkan Barang Bukti Kasus Penyelundupan Nikel
Berita Terkini
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
23 menit yang lalu
UMB Bangun Sistem Pengelolaan...
UMB Bangun Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Pondok Kelor Tangerang
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi,...
Gunung Dukono Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 2.300 Meter
1 jam yang lalu
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
8 jam yang lalu
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
10 jam yang lalu
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
10 jam yang lalu
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved