Soal Wagub DKI, Anies Hormati Keputusan Partai Pengusung
Minggu, 23 September 2018 - 14:02 WIB
Soal Wagub DKI, Anies Hormati Keputusan Partai Pengusung
A
A
A
JAKARTA - Posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta saat ini masih kosong. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menunggu siapa yang akan menjabat sebagai Wakil Gubernur menggantikan Sandiaga Uno yang maju sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan hingga kini masih menunggu proses pengajuan dari partai pengusung. "Soal wagub, saat ini kami prosesinya adalah menunggu dari partai, baik Gerindra maupun PKS," ujar Anies, Minggu (23/9/2018).
Anies memastikan siapapun nama yang diusulkan akan menghormati sepenuhnya keputusan Partai Gerindra dan PKS. "Kami hormati prosesnya setelah menjelang kesepakatan, baru nanti bicara lebih jauh. Soal namanya biar kita lihat nanti," ucapnya.
Anies menyebut tidak ada kriteria khusus bagi calon Wakil Gubernur DKI. Hanya saja secara umum ada beberapa kriteria yang harus dimiliki oleh seorang wagub. "Ada ya, dia harus mau bekerja keras, kerja tuntas, menempatkan DKI sebagai tempat pengabdian," ungkapnya.
Hal lain, Anies berharap calon wagub juga bisa menjalankan visi dan misi yang telah diterjemahkan dalam program Pemprov DKI, baik jangka panjang maupun jangka pendek.
"Saya tidak mau wagub datang dengan agenda sendiri, jadi ikut agenda gubernur, tidak sendiri-sendiri," pungkasnya.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan hingga kini masih menunggu proses pengajuan dari partai pengusung. "Soal wagub, saat ini kami prosesinya adalah menunggu dari partai, baik Gerindra maupun PKS," ujar Anies, Minggu (23/9/2018).
Anies memastikan siapapun nama yang diusulkan akan menghormati sepenuhnya keputusan Partai Gerindra dan PKS. "Kami hormati prosesnya setelah menjelang kesepakatan, baru nanti bicara lebih jauh. Soal namanya biar kita lihat nanti," ucapnya.
Anies menyebut tidak ada kriteria khusus bagi calon Wakil Gubernur DKI. Hanya saja secara umum ada beberapa kriteria yang harus dimiliki oleh seorang wagub. "Ada ya, dia harus mau bekerja keras, kerja tuntas, menempatkan DKI sebagai tempat pengabdian," ungkapnya.
Hal lain, Anies berharap calon wagub juga bisa menjalankan visi dan misi yang telah diterjemahkan dalam program Pemprov DKI, baik jangka panjang maupun jangka pendek.
"Saya tidak mau wagub datang dengan agenda sendiri, jadi ikut agenda gubernur, tidak sendiri-sendiri," pungkasnya.
(thm)