Pemkot Solo Ngotot Ajukan Pemain Wayang Orang Jadi CPNS, Ini Alasannya

Rabu, 19 September 2018 - 21:00 WIB
Pemkot Solo Ngotot Ajukan...
Pemkot Solo Ngotot Ajukan Pemain Wayang Orang Jadi CPNS, Ini Alasannya
A A A
SOLO - Pemkot Solo, Jawa Tengah ngotot mengupayakan agar 85 pemain wayang orang Sriwedari dapat diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Pasalnya 461 formasi CPNS 2018 yang diberikan pemerintah pusat, ternyata tidak mengakomodasi kuota bagi pemain wayang orang.

Dalam Surat Keputusan Kemenpan RB Nomor 349 Tahun 2018, 461 formasi didominasi tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan. "Hari ini surat sudah kami kirimkan ke Menpan agar ditindaklanjuti," kata Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy), di Solo, Rabu (19/9/2018).

Rudy tetap berusaha memperjuangkan agar pemain wayang orang dapat diangkat sebagai CPNS. Mereka dinilai layak direkrut sebagai calon aparatur sipil negara (CASN) karena mengharumkan nama bangsa dan negara di dunia internasional. Sebab wayang orang merupakan salah satu budaya asli Indonesia. Sedangkan di Solo terdapat gedung wayang orang (GWO) Sriwedari yang pemainnya rutin manggung setiap hari.
"Statusnya seperti atlet peraih medali di Asian Games lalu. Bedanya kalau atlet berjuang di bidang olahraga, sedangkan pemain wayang orang di bidang kesenian dan kebudayaan," katanya. Jika tidak diberi penghargaan yang layak, seperti diangkat sebagai CPNS, dirinya khawatir ke depan wayang orang punah karena sudah tidak ada pemainnya.

Wali Kota mempertanyakan alasan Kemenpan RB yang tidak mengalokasikan kuota CPNS untuk pemain wayang orang karena usianya di atas 35 tahun. Saat ini, sangat sulit menemukan pemain wayang orang yang usianya di bawah 35 tahun. Sehingga, Rudy akan tetap berusaha agar pemain wayang orang Sriwedari dapat diangkat sebagai CPNS.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Solo Rachmat Sutomo mengatakan, sesuai dengan berkas yang diterimanya, 461 formasi CASN untuk Kota Solo didominasi tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan. Sebanyak 224 posisi untuk tenaga pendidikan, dan sisanya tenaga kesehatan. Jumlah itu lebih sedikit dari formasi yang diusulkan Pemkot Solo ke pemerintah pusat.

"Kami mengusulkan 600 formasi, termasuk 85 pemain wayang orang Sriwedari," ucapnya.
(amm)
Berita Terkait
Pemkot Salatiga Dapat...
Pemkot Salatiga Dapat Kuota 237 CASN dan PPPK
SKB Pemkot Makassar...
SKB Pemkot Makassar Berlangsung 3 Sesi, Tiap Sesi Diikui 217 Peserta
1.346 CPNS Pemkot Siap...
1.346 CPNS Pemkot Siap Ikut SKB, 44 Peserta Ujian di Luar Makassar
Ratusan Peserta SKB...
Ratusan Peserta SKB CPNS Berebut 237 Formasi di Salatiga
Pemkot Depok Ajukan...
Pemkot Depok Ajukan 670 Formasi CPNS, Mayoritas untuk Pendidik dan Kesehatan
Pendaftaran CPNS 2024,...
Pendaftaran CPNS 2024, Ini Rincian Formasi yang Dibutuhkan Pemkot Depok
Berita Terkini
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
2 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
3 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
4 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
4 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
7 jam yang lalu
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
7 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved