SMP Negeri di Gunungkidul Nekat Minta Sumbangan Pembangunan

Rabu, 19 September 2018 - 17:15 WIB
SMP Negeri di Gunungkidul...
SMP Negeri di Gunungkidul Nekat Minta Sumbangan Pembangunan
A A A
GUNUNGKIDUL - Pungutan masih saja terjadi di tengah gelontoran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat. Seperti yang dilakukan SMP Negeri 2 Playen, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Adanya pungutan ini diketahui ketika salah satu wali murid mengunggah surat pengumuman kewajiban sumbangan dari sekolah di media sosial. Dalam surat itu besaran sumbangan sudah ditentukan dengan nominal minimal Rp800.000 per wali murid. Sumbangan itu juga diketahui telah disetujui Komite Sekolah.

Dikonfirmasi mengenai hal itu, Kepala SMPN 2 Playen Suripto membenarkannya. Menurutnya, permintaan sumbangan merupakan iktikad Komite Sekolah untuk pembangunan yang tidak didanai BOS. "Itu sifatnya sukarela dan ini bukan pungli," katanya kepada wartawan, Rabu (19/9/2018).

Suripto menegaskan, permintaan sumbangan bukan kesepakatan pihak sekolah. Namun komite sekolah yang menggelar rapat dengan wali murid. "Jika tidak mampu juga tidak masalah," ujarnya.

Sejak muncul informasi pungutan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul langsung melakukan penelusuran. Setelah data dan bukti cukup kuat menunjukkan adanya permintaan sumbangan, Dinas memerintahkan sekolah untuk membatalkan pungutan kepada wali murid.

Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rosyid mengaku telah memanggil Kepala SMPN 2 Playen terkait permintaan sumbangan kepada wali murid. Berdasarkan hasil klarifikasi, diakui ada upaya pungutan yang dilakukan pihak sekolah melalui komite sekolah. "Karena ada yang keberatan. Jadi kami minta untuk dievaluasi dan dibatalkan saja," ucapnya.

Menurut Bahron, sebenarnya sumbangan merupakan salah satu upaya positif memajukan sekolah. Namun demikian besaran pungutan tidak boleh ada pembatasan dan sifatnya harus sukarela.
(amm)
Berita Terkait
Miris! Ruang Kelas Runtuh,...
Miris! Ruang Kelas Runtuh, Siswa SDN Candibaru Belajar di Musala
Viral SMA Negeri di...
Viral SMA Negeri di Denpasar Bali Pungut Uang Pengadaan AC Rp1,5 Juta
Diduga Marak Pungli...
Diduga Marak Pungli di Sekolah, FAGI Minta Gubernur Bentuk Tim Investigasi
Dibiarkan Mangkrak,...
Dibiarkan Mangkrak, Bangunan Sekolah Eks Regrouping di Gunungkidul Rusak dan Ditumbuhi Belukar
Wali Murid Geruduk SMAN...
Wali Murid Geruduk SMAN 1 Puri Mojokerto, Tolak Pungutan Rp2,9 Juta
Pemkab Blitar Didesak...
Pemkab Blitar Didesak Usut Pungutan Pasien COVID-19
Berita Terkini
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
15 menit yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalteng Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
32 menit yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
7 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
7 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
7 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
8 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved