Polrestabes Bandung Dalami Motif Penembakan di Pasteur

Rabu, 19 September 2018 - 12:34 WIB
Polrestabes Bandung...
Polrestabes Bandung Dalami Motif Penembakan di Pasteur
A A A
BANDUNG - Jajaran Polretabes Bandung masih mendalami motif penembakan terhadap Hani (21), gadis asal Purwakarta, di Jalan Pasteur, Kota Bandung pada Jumat 31 Agustus 2018 dini hari.

"(Pelaku) masih dalam pemeriksaan untuk pendalaman. Penyidik juga memeriksa saksi-saksi Nanti baru diketahui motifnya apa," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema ditemui di Lapangan Gasibu, Jalan Dipenogoro, Rabu (19/9/2018).

Namun, Irman enggan mengonfirmasi terkait informasi yang menyebutkan dua terduga pelaku berinisial F dan S sudah diamankan. Dia juga menolak menjawab saat disingung tentang status F dan S merupakan oknum anggota Polri. "Arahnya siapa sebagai pelaku, jadi tak serta merta menuduh. Jadi lengkapi dulu (alat bukti)," kilah Irman.

Yang pasti, tutur Kapolrestabes, kasus ini masih diselidiki. Pecahan proyek peluru sudah dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri. Dari pengujian balistik akan diketahui peluru tersebut berasal dari senjata jenis apa dan dari senjata organik atau bukan. "(Pecahan proyektil peluru) sudah dikirim ke labfor, untuk diperiksa lebih lanjut. Kami masih tunggu hasilnya," ujar Irman.

Diketahui, beredar informasi, F dan S, dua pelaku penembakan tersebut telah diamankan pihak kepolisian beberapa waktu lalu. Untuk mengungkap kasus ini, Polrestabes Bandung melibatkan anggota Bareskrim Mabes Polri.

Akibat penembakan, korban Hani (21), gadis asal Purwakarta, mengalami luka di leher dan punggung. Bahkan kaki dan tangan Hani terancam lumpuh, karena pecahan peluru menembus leher dan mengenai sumsum tulang belakang.

Sebelum penembakan terjadi, Hani bersama empat temannya, Salim, Mahmudi, Bela, dan Mita jalan-jalan ke Kota Bandung. Mereka dari Purwakarta mengendarai minibus Avanza nopol B 1963 PZY. Sesampainya di Bandung, mereka langsung mengunjungi tempat hiburan malam di Jalan Sulanjana.

Tak lama berselang, Mahmudi berselisih dengan seseorang di tempat hiburan itu. Bahkan perselisihan berlanjut di tempat parkir. Beruntung, pertikaian itu bisa dilerai.

Akhirnya Hani dan teman-temannya pulang ke Purwakarta. Namun saat melintas di Jalan Pasteur, tepatnya 100 meter sebelum lampu merah, mobil Avanza yang ditumpangi korban ditembak seseorang. Peluru memecahkan kaca belakang mobil dan pecahan proyektil peluru menembus leher Hani.
(wib)
Berita Terkait
Terkait Penembakan Gamma,...
Terkait Penembakan Gamma, Kapolrestabes Semarang Penuhi Panggilan Komisi III DPR
Pasca Penembakan di...
Pasca Penembakan di Kafe Cengkareng, Lalu Lintas Sepanjang Daan Mogot Lumpuh
Baru Bebas dari Penjara,...
Baru Bebas dari Penjara, Rapper AS Diberondong 64 Peluru
Sempat Pakai Dukun,...
Sempat Pakai Dukun, Kasatpol PP Makassar Rencanakan Pembunuhan Sejak Tahun 2020
Eksekutor Penembakan...
Eksekutor Penembakan Anggota Dishub Merupakan Oknum Anggota Polisi
Senjata Api Eksekutor...
Senjata Api Eksekutor Anggota Dishub Dipesan dari Jaringan Teroris
Berita Terkini
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
2 jam yang lalu
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
5 jam yang lalu
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
6 jam yang lalu
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
6 jam yang lalu
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
7 jam yang lalu
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
8 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved