Tak Tahan Gempa, Ahli ITB Khawatirkan Bangunan Sekolah di Lombok

Senin, 17 September 2018 - 12:31 WIB
Tak Tahan Gempa, Ahli...
Tak Tahan Gempa, Ahli ITB Khawatirkan Bangunan Sekolah di Lombok
A A A
LOMBOK - Ahli Institut Teknologi Bandung (ITB) mengkhawatirkan bangunan sekolah di Lombok yang rentan terhadap gempa. Bangunan di sana dinilai tidak didesain untuk gempa di atas 7 skala richter (SR).

“Khusus untuk bangunan sekolah di Lombok, berdasar pengamatan dari reruntuhan yang yang terjadi di sana banyak elemen tambahan pada bangunan yang tergolong rentan terhadap gempa dan membahayakan kehidupan manusia pemakainya,” kata Kelompok Keahlian (KK) Perumahan dan Permukiman, Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK-ITB) Dr Ing Ir Boedi Darma Sidi, MSA dalam siaran persnya, Senin (17/9/2018).

Menurut dia, kesimpulan itu mempertimbangkan kejadian gempa yang berturut-turut dengan magnitude rata-rata di atas 4 SR dan berdampak terhadap kerusakan. Hal itu memberikan kesimpulan yang kuat bahwa sekolah-sekolah yang ada dipastikan memang tidak diperhitungkan untuk magnitude sampai 7 SR. “Hal ini diperkuat oleh kondisi bahwa struktur utama sekolah-sekolah tersebut masih utuh pada saat gempa pertama terjadi,” ujarnya.

Atas kondisi itu, Boedi memberikan beberapa saran, bahwa perlu dilakukan kaji ulang dasar perencanaan struktur bangunan sekolah tahan gempa untuk wilayah tersebut. Diperlukan tenaga ahli bangunan gedung dalam perencanaan ataupun pemeriksaan dokumen pembangunan sekolah.

Diketahui, gempa di pulau Lombok termasuk daerah rawan gempa. Sejarah menunjukkan bahwa catatan kegempaan di pulau ini belum pernah sebesar yang terjadi pada 29 Juli 2018 (6,4 SR), pada 5 Agustus 2018 (7 SR) dan pada 9 Agustus 2018 (6,2 SR) serta gempa-gempa susulan berikutnya.

Penduduk setempat menyatakan bahwa di sana sering dirasakan adanya gempa, namun belum sampai menyebabkan kerusakan bangunan. Kondisi tersebut tampaknya membuat penduduk kawasan tersebut termasuk pemerintah daerah belum mempertimbangkan atau siap terhadap kemungkinan gempa yang lebih besar sebagaimana terjadi di atas.
(wib)
Berita Terkait
Rumah Roboh di Benhil...
Rumah Roboh di Benhil Bikin Heboh Warga, Terdengar Dentuman Mirip Gempa
Sejumlah Casis Bintara...
Sejumlah Casis Bintara Polri Luka Terdampak Gempa M 5,8 di Mamuju
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Diguncang Gempa Besar,...
Diguncang Gempa Besar, Ini Penampakan Bangunan yang Ambruk di Malang
Banyak Apartemen Ambruk...
Banyak Apartemen Ambruk Akibat Gempa, Standar Bangunan Turki Dipertanyakan
Diguncang Gempa M4,8...
Diguncang Gempa M4,8 Bayah Banten, Bangunan Sekolah di Sukabumi Ambruk
Berita Terkini
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
1 jam yang lalu
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
8 jam yang lalu
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
9 jam yang lalu
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
9 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
9 jam yang lalu
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
9 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved