Warga Desa Kumpai Batu Atas Produksi Kopi Lokal Khas Kobar

Jum'at, 14 September 2018 - 13:00 WIB
Warga Desa Kumpai Batu...
Warga Desa Kumpai Batu Atas Produksi Kopi Lokal Khas Kobar
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Desa Kumpai Batu Atas, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng beberapa tahun terakhir mulai dilirik terkait potensi agrowisatanya. Sebab di desa ini dibudidayakan dua jenis tanaman kopi, yakni liberika dan robusta yang diminati warga lokal hingga mancanegara.

Saat ini desa setempat terus berbenah mengembangkan potensi tersebut, sehingga bisa menjadi objek agrowisata kampung kopi. Sebab penduduk di Desa Kumpai Batu Atas menanam kopi di sekitar halaman rumah mereka.

Seorang warga Desa Kumpai Batu Atas, Tukiyem menceritakan, kopi di desanya berawal dari mencoba untuk konsumsi sendiri. Setelah tumbuh banyak, dia pun berniat untuk menjual kopi tersebut kepada warga Pangkalan Bun.

“Ternyata respons warga positif. Kopi ini diminati warga Pangkalan Bun. Akhirnya tanaman kopi ini kita budidayakan,” ungkap Tukiyem di rumahnya, Jumat (14/8/2018).

Sementara itu, Sutris, seorang petani kopi mengatakan, penanaman kopi di desanya sudah dari dulu, awalnya hanya dikonsumsi sendiri. Namun setelah dibantu pembinaannya oleh salah satu organisasi, petani kopi setempat mulai bisa menjual kopi hingga keluar daerah.

“Tanaman kopi di Desa Kumpai Batu Atas ini dari data kita ada sebanyak 1.071 pohon. Sedangkan yang produktif sekitar 861 pohon,” sebutnya.

Sementara itu, Bupati Kobar Nurhidayah sangat mengapresiasi budidaya tanaman kopi yang dikembangkan warga Desa Kumpai Batu Atas melalui kelompok taninya. Lantaran sebanyak 22 kelompok tani di desa setempat, rata-rata menanam kopi berjenis liberika dan robusta.

“Ini patut kita apresiasi karena keinginan warga Desa Kumpai Batu Atas dalam berbenah diri untuk membuka sektor pendapatan baru dari budidaya tanaman kopi ini sangat positif sekali, bahkan bisa dikatakan cukup luar biasa,” papar bupati.

Karena itu, lanjut Bupati, budidaya tanaman kopi di desa ini segera ditangani oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kobar melalui dinas terkait, untuk membantu dalam pengelolaannya maupun budidayanya serta pemasarannya, sehingga bisa lebih maju dan mengangkat ekonomi warga setempat.
(wib)
Berita Terkait
Kodim 1014 Pangkalan...
Kodim 1014 Pangkalan Bun Bantu APD ke Pemkab Kotawaringin Barat
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi Dana Pemkab Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar Langsung Ditahan
DPRD Kotawaringin Barat...
DPRD Kotawaringin Barat Apresiasi Pemkab Atas Raihan Opini WTP ke-9 Kali
Ratusan Anak Didik LPP...
Ratusan Anak Didik LPP Enter Pangkalan Bun Ikuti Ujian Sertifikasi Profesi BNSP
Idul Adha, PT KPC Salurkan...
Idul Adha, PT KPC Salurkan 9 Sapi dan 7 Kambing di Kobar dan Lamandau
Mandi di Sungai Arut...
Mandi di Sungai Arut Habis Lebaran, Karyawan Tenggelam dan Belum Ditemukan
Berita Terkini
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
24 menit yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
1 jam yang lalu
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
1 jam yang lalu
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
2 jam yang lalu
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
3 jam yang lalu
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
4 jam yang lalu
Infografis
Warga Australia Simpan...
Warga Australia Simpan Batu Dikira Emas Ternyata Meteorit Langka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved