Jadi Tersangka, Mantan Sekda Depok Diperiksa Nyaris 8 Jam

Rabu, 12 September 2018 - 18:25 WIB
Jadi Tersangka, Mantan...
Jadi Tersangka, Mantan Sekda Depok Diperiksa Nyaris 8 Jam
A A A
DEPOK - Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Depok, Harry Prihanto hingga kini masih diperiksa penyidik Polresta Depok. Meski pemeriksaan sudah berjalan nyaris delapan jam, namun Harry belum juga keluar dari ruangan penyidik untuk istirahat, salat dan makan (isoma).

Harry mulai masuk ke ruang penyidik sejak pukul 08.30 WIB. Dia diperiksa di Unit Tipikor Polresta Depok. Harry menjalani pemeriksaan dengan sejumlah pertanyaan. Hingga saat ini Harry sudah 7,5 jam berada di ruang penyidik.

"Iya betul masih diperiksa. Masih (diperiksa). Belum selesai," kata salah seorang penyidik di Mapolresta Depok, Depok, Jawa Barat, Rabu (12/9/2018).

Mengenai bagaimana teknis pemeriksaan dan materi penyidikan, penyidik tidak menjawab. Penyidik hanya menegaskan, bahwa Harry masih terus menjalani pemeriksaan. Ketika ditanya apakah Harry akan langsung ditahan atau tidak, penyidik pun tidak menjawab pasti. "Nanti saja. Kan kita laporan dahulu," ujarnya.

Jadwal pemeriksaan hari ini hanya Harry saja. Sedangkan untuk Nur Mahmudi rencananya diperiksa Kamis 13 September 2018 besok. Keduanya diduga melakukan tindakan korupsi proyek pelebaran Jalan Nangka, Kecamatan Tapos. (Baca juga: Mantan Sekda Depok Penuhi Panggilan Penyidik Polresta Depok )

Akibatnya, negara dirugikan hingga Rp10,7 miliar. Pelebaran jalan tersebut sudah didelegasikan pada pihak swasta. Namun penyidik mendapatkan fakta bahwa ada penggelontoran dana dari APBD Depok tahun 2015 untuk proyek tersebut.

Penyidik pun mengumpulkan bukti dan saksi. Setelah dirasa cukup bukti akhirnya penyidik menetapkan Nur Mahmudi dan Harry Prihanto sebagai tersangka. "Ditetapkan tersangka pada 20 Agustus. Penyelidikan dimulai November 2017," kata Kapolresta Depok Kombespol Didik Sugiarto.
(mhd)
Berita Terkait
Sandi Datangi Kejaksaan,...
Sandi Datangi Kejaksaan, Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Covid-19 di Instansinya
3 Pegawai Damkar Depok...
3 Pegawai Damkar Depok Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Pemotongan Insentif Dana Covid-19
Kadis Damkar Depok Akhirnya...
Kadis Damkar Depok Akhirnya Angkat Bicara soal Tudingan Korupsi di Instansinya, Begini Isinya
5 Jam Diperiksa Penyidik...
5 Jam Diperiksa Penyidik Kejari Depok, Sandi Dicecar 20 Pertanyaan
Kejari Sudah Periksa...
Kejari Sudah Periksa 12 Orang di Kasus Damkar Depok, 4 Diantaranya Pegawai Honorer
Bongkar Dugaan Korupsi,...
Bongkar Dugaan Korupsi, Petugas Damkar Depok Mengaku Diintimidasi
Berita Terkini
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
10 menit yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
20 menit yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
1 jam yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
3 jam yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
12 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
15 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved