Gubernur Kalteng Imbau Pedagang Jangan Pinjam Modal dari Rentenir

Sabtu, 08 September 2018 - 10:28 WIB
Gubernur Kalteng Imbau...
Gubernur Kalteng Imbau Pedagang Jangan Pinjam Modal dari Rentenir
A A A
KOBAR - Saat kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sempat mendatangi Pasar Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng.

Saat kunjungan ini gubernur membawa secercah kebahagiaan bagi para pedagang kecil yang merindukan modal usaha. Dengan didampingi Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah, gubernur menyusuri tiap lorong pasar dan tiap lapak dagangan dihampiri.

Gubernur Kalteng juga berdialog langsung dengan para pedagang menanyakan darimana asal modal yang didapat pedagang apakah dari bank atau rentenir. Kepada para pedagang, Sugianto mengatakan jangan pernah meminjam modal dari rentenir yang berbunga dan lebih memprihatinkan lagi bunganya dipotong lebih dahulu.

"Saya harapkan manfaatkanlah bank milik daerah untuk memenuhi modal dagang, jangan pinjam uang berbunga. Karena jika pinjam modal berbunga maka pedagang tidak akan pernah maju, mereka berdagang hanya untuk mencari bisa membayar bunga pinjaman," ujar Sugianto saat menemui salah satu pedagang, Sabtu (8/9/2018).

Dia mengaku, sudah meninjau kondisi pasar dan pedagang yang ada di 13 kabupaten di Kalteng dan Kota Palangka Raya. Kendala yang dihadapi masalah permodalan yang selalu pinjam ke rentenir.

"Kita akan gelontorkan anggaran sebesar Rp30 miliar sampai Rp50 miliar, dana itu untuk membantu permodalan bergulir dan tanpa bunga, dana bantuan modal itu selain untuk pedagang pasar, juga UMKM, nelayan dan para petani," tutur Sugianto.

Masih kata dia, dana itu akan digelontorkan pada 2019 dan Pemerintah Provinsi Kalteng akan membentuk tim guna mendata masyarakat yang berhak menerima bantuan modal bergulir tanpa bunga.

Sugianto pada saat menyapa para pedagang di Pasar Karang Mulya langsung memberikan bantuan modal dari pribadinya ke beberapa pedagang, bahkan ada juga yang akan diberikan pinjaman tanpa bunga untuk menambah usahanya.

Seperti ke salah seorang pedagang yang ingin membuka usaha gilingan bakso yang membutuhkan dana sebesar Rp60 juta untuk membeli gilingan dan juga bantuan kepada pedagang kentang yang membutuhkan modal sebesar Rp60 juta. Pasalnya pedagang itu selama ini hanya menerima kiriman kentang dari petaninya langsung sehingga pengirimannya terbatas.

"Kenapa saya juga akan memberikan bantuan modal untuk petani, karena saya prihatin, begitu petani itu panen hasilnya hanya untuk membayar hutang saja. Karena petani itu membutuhkan dana yang siap pakai pada saat mulai menanam dan panen,” tandas dia.
(kri)
Berita Terkait
Banjir Katingan Kalteng...
Banjir Katingan Kalteng Meluas, Pasar Tradisional Lumpuh Total
Pedagang Minta Pemprov...
Pedagang Minta Pemprov DKI Segera Revitalisasi Pasar Blok A
Revitalisasi Pasar Ciputat...
Revitalisasi Pasar Ciputat di Tengah Pandemi, Lapak Pedagang Bakal Digusur
Antisipasi Kecurangan...
Antisipasi Kecurangan Pedagang, Pemprov DKI Periksa Alat Timbang
Pasar Kombongan Tampil...
Pasar Kombongan Tampil Lebih Modern Usai Revitalisasi Pemprov DKI
Pedagang Dukung Rencana...
Pedagang Dukung Rencana Pemprov DKI Jakarta Revitalisasi Pasar Rawamangun
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
5 jam yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
7 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
9 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
9 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
9 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved