Bersihkan Proyektil Peluru, Korban Penembakan di Pasteur Dioperasi Lima Jam

Sabtu, 01 September 2018 - 13:49 WIB
Bersihkan Proyektil...
Bersihkan Proyektil Peluru, Korban Penembakan di Pasteur Dioperasi Lima Jam
A A A
BANDUNG - Hani (21), korban penembakan oleh orang tak dikenal di dekat pintu masuk Tol Pasteur Bandung, Jumat (31/8/2018) dini hari, menjalani operasi selama lima jam di Rumah Sakit Umum Pusat Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Meski tak menemukan peluru bersarang di leher korban, tim dokter melakukan operasi tadi malam untuk membersihkan sisa proyektil peluru yang kemungkinan tertinggal di luka tembak. Selain itu juga untuk memperbaiki tulang belakang di leher korban yang diduga bergeser akibat benturan peluru.

Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Hasan Sadikin Bandung Doddy Tavianto mengatakan, saat ini korban Hani telah dipindahkan dari IGD ke Intensive Care Unit (ICU) Bedah Saraf. Untuk pernapasan, korban dibantu menggunakan ventilator. "Tim dokter melakukan operasi di bagian leher belakang korban," kata Doddy kepada wartawan, Sabtu (1/9/2018). (Baca juga: Korban Penembakan Pasteur Dirawat Intensif di RS Hasan Sadikin )

Menurut Doddy, peluru menembus leher korban dan diduga mengenai bagian sumsum tulang belakang. Akibatnya, korban kesulitan bernapas. Selain itu, detak jantungnya pun rendah. Peluru itu menyebabkan luka robek berdiameter sekitar 2 sentimeter. "Sumsum tulang belakang di leher terdapat pusat pengaturan tekanan darah dan detak jantung," tuturnya.

Untuk diketahui, aksi koboi dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Tol Pasteur, tepatnya Kelurahan Husen RT 01/02 Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jumat (31/8/2018) dini hari. Akibatnya, salah seorang penumpang mobil Avanza dengan nomor polisi B 1963 PZY terluka parah setelahlehernya tertembus peluru. Kaca belakang dan pintu depan Avanza pun rusak diterjang timah panas. (Baca juga: Penumpang Avanza Tertembak di Pasteur Bandung, Ini Kronologinya )
(amm)
Berita Terkait
Terkait Penembakan Gamma,...
Terkait Penembakan Gamma, Kapolrestabes Semarang Penuhi Panggilan Komisi III DPR
Pasca Penembakan di...
Pasca Penembakan di Kafe Cengkareng, Lalu Lintas Sepanjang Daan Mogot Lumpuh
Baru Bebas dari Penjara,...
Baru Bebas dari Penjara, Rapper AS Diberondong 64 Peluru
Sempat Pakai Dukun,...
Sempat Pakai Dukun, Kasatpol PP Makassar Rencanakan Pembunuhan Sejak Tahun 2020
Eksekutor Penembakan...
Eksekutor Penembakan Anggota Dishub Merupakan Oknum Anggota Polisi
Senjata Api Eksekutor...
Senjata Api Eksekutor Anggota Dishub Dipesan dari Jaringan Teroris
Berita Terkini
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
4 jam yang lalu
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
7 jam yang lalu
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
8 jam yang lalu
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
8 jam yang lalu
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
9 jam yang lalu
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved