Warga DIY Perlu Diingatkan Bangun Rumah Tahan Gempa

Selasa, 28 Agustus 2018 - 18:00 WIB
Warga DIY Perlu Diingatkan...
Warga DIY Perlu Diingatkan Bangun Rumah Tahan Gempa
A A A
YOGYAKARTA - Gempa meluluhlantakkan Yogyakarta pada 2006 silam. Ribuan rumah rata dengan tanah waktu itu. Saat ini bangunan rumah di Yogya sudah makin membaik. Warga mulai sadar membangun rumah dengan struktur tahan gempa. Meski demikian masyarakat harus selalu diingatkan agar tidak mengabaikan pentingnya membuat rumah yang tahan gempa.

"Sifat manusia yang lupa perlu diingatkan. 11 tahun yang lalu merasakan gempa, maka harus terus diingatkan adanya bahaya gempa," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Biwara Yuswantana di Kantor BPBD Jalan Kenari No 14 A, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta, Selasa (27/8/2018).

Goncangan gempa yang kuat dapat menyebabkan bencana. Gempa datang mendadak dan dapat merusakkan atau merobohkan bangunan sehingga dapat menimbulkan korban jiwa dan kerugian harta benda. "Walau pun ancaman keruntuhan bangunan dapat terjadi sewaktu-waktu secara mendadak, namun masyarakat tidak dapat memprediksi hal tersebut," katanya.

BPBD DIY, Selasa (28/8/2018) siang, mendapatkan bantuan alat peraga Simutaga atau simulasi ketahanan gempa bangunan. Alat ini sumbangan dari Guru besar UII Yogyakarta Prof Sarwidi. Menurut Prof Sarwidi dengan alat ini masyarakat dapat lebih mengenali perbandingan perilaku dinamika antara bangunan biasa dengan bangunan yang tahan gempa, dengan mengamati pola kerusakan benda uji coba yang berupa model-model bangunan kecil.

"Dengan memahami fenomena kerusakan bangunan biasa, diharapkan masyarakat dapat meningkat tingkat kepeduliannya," kata Prof Sardiwi.

Usai menerima alat ini Biwara berjanji memberikan pemahaman kepada masyarakat agar lebih peduli dan selalu ingat tentang pentingnya konstruksi bangunan yang aman terhadap goncangan gempa. "Melalui alat peraga sederhana ini diharapkan dapat memberikan gambaran kecil mengenai simulasi gempa yang terjadi dan dapat mengetahui struktur bangunan yang aman untuk menghadapi gempa," katanya.
(amm)
Berita Terkait
BMKG: Gempa Bumi M5,1...
BMKG: Gempa Bumi M5,1 di Mamuju Tengah Tak Berpotensi Tsunami
Apakah Aplikasi Pendeteksi...
Apakah Aplikasi Pendeteksi Gempa Benar-Benar Berfungsi?
Gempa Terkini Banten,...
Gempa Terkini Banten, Warganet Curhat di Twitter
2 Kali Gempa Besar Guncang...
2 Kali Gempa Besar Guncang Banten Terjadi Hari Jumat, Netizen Langsung Teringat Kiamat
Dilanda Kepanikan Saat...
Dilanda Kepanikan Saat Gempa, Karyawan Walkot Jaksel Diminta Keluar Gedung
Diguncang Gempa M 5,9...
Diguncang Gempa M 5,9 Masyarakat Bolaang Mongondow Selatan Sempat Mengalami Kepanikan
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
41 menit yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved