Jual Laptop Palsu 3 Warga China Terancam Dideportasi dari Papua Barat

Senin, 27 Agustus 2018 - 14:45 WIB
Jual Laptop Palsu 3...
Jual Laptop Palsu 3 Warga China Terancam Dideportasi dari Papua Barat
A A A
FAKFAK - Tiga orang wanita warga negara China yang menyalahgunakan visa kunjungan untuk berdagang laptop palsu segera dideportasi ke negaranya. Kepala Sub Seksi Penindakan Keimigrasian Sorong, Meilya L Posumah mengatakan, ketiga WNA Asal China tersebut masing-masing, Di Juanmei, Huang Zhumei dan Yan Caixia akan segera dideportasi karena telah melakukan penggunaan visa kunjungan dengan melakukan aktivitas dagang laptop palsu alias abal-abal kepada warga di Kota Fak-Fak, Papua Barat.

“Untuk selanjutnya, ketiga orang tersebut, yakni Xu Juanmei, Huang Zhumei dan Yan Caixia, akan kami lakukan pemeriksaan lebih jauh dan akan kami deportasi ke negaranya, besok akan kami bawa ke Sorong,” jelas Meilya.

Pemeriksaan lanjutan dengan melibatkan penterjemah, memang diperlukan. Hal ini untuk memperdalam tujuan ketiga wanita tersebut, yang datang jauh-jauh dari Jakarta dengan moda transportasi laut menuju Sorong.

Kasat Intelkam Polres Fak-Fak, Iptu Muhadi, mengatakan, sebelumnya ketiga wanita yang tidak bisa berbahasa Indonesia selain bahasa China tersebut, pada Selasa 21 Agustus sekira pukul 09.00 WIT, diamankan oleh Satuan Intelkam Polres Fakfak, masing-masing di Jalan Mambruk Wagom, Jalan R A Kartini dan di Hotel Fakfak tempat mereka menginap.

Diamankannya ketiga wanita tersebut, atas informasi seorang warga yang merasa tertipu, saat membeli laptop merk Toshiba, yang ternyata tidak sesuai dengan spesifikasi yang dijanjikan.

“Mereka bertransaksi menggunakan bantuan penterjemahan melalui HP. Dia berbicara, lalu HP menterjemahkan, sehingga pembeli mengerti. Laptop itu dikatakan memiliki spesifikasi core I7 dan ram 8 Gb. Namun seteleh pembeli memeriksa dengan teliti, ternyata spesifikasinya jauh dibawahnya,” jelas Iptu Muhadi.

Dari ketiga wanita tersebut, menurut Muhadi, pihaknya mengamankan 9 laptop, 7 charger laptop, sticker palsu berbagai merk dan beberapa keyboard.

Menurut Muhadi, pihaknya hanya mengamankan saja dan selanjutnya menjadi kewenangan keimigrasian.

“Kalau kami proses secara hukum, bisa dikenai Pasal 378 KUHP tentang penipuan. Namun dengan beberapa pertimbangan, maka kami serahkan kepada imigrasi untuk proses lebih lanjut,” ujar Muhadi.

Selanjutnya, Kasat Intelkam meminta kepada pihak hotel maupun penginapan, agar melaporkan jika ada orang asing yang menginap, kepada Satuan Intelkam Polres Fakfak.

“Hal ini untuk mendeteksi dini, sehingga semaksimal mungkin bisa mendeteksi dan menghindari kejadian yang tak diinginkan,” ujar Muhadi.

Saat konferensi pers, salah seorang warga negara China tersebut nampak stress berat. Dia terus menerus menangis, sementara kedua temannya berusaha menenangkannya.
(sms)
Berita Terkait
Penangkapan WNA Myanmar...
Penangkapan WNA Myanmar Etnis Rohingya di Tegal
Penjelasan Kemenkumham...
Penjelasan Kemenkumham Terkait Penangkapan WNA Diduga Pelaku Spionase di Nunukan
Apresiasi Penangkapan...
Apresiasi Penangkapan 321 WNA Sindikat Judi Online, Penasihat Ahli Kapolri: Sangat Meresahkan
Kisah Penangkapan WNA...
Kisah Penangkapan WNA Asal Malaysia yang Cinta Buta ke WNI, Bikin Imigrasi Sedih
Polisi Tangkap Pemuda...
Polisi Tangkap Pemuda yang Tikam Remaja Gegara Tak Diberi Rokok
Perempuan Seksi Tewas...
Perempuan Seksi Tewas Pakai Rok Mini di Tebing Pantai Bingin Bali, Ternyata WNA AS
Berita Terkini
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
1 jam yang lalu
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
2 jam yang lalu
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
9 jam yang lalu
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
9 jam yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
11 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
12 jam yang lalu
Infografis
3 Tujuan Rusia Menempatkan...
3 Tujuan Rusia Menempatkan Pesawat Tempur di Papua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved