Kelompok Cipayung Minta Polisi Usut Pengeroyokan Kader PMII di Makassar

Kamis, 23 Agustus 2018 - 19:39 WIB
Kelompok Cipayung Minta...
Kelompok Cipayung Minta Polisi Usut Pengeroyokan Kader PMII di Makassar
A A A
JAKARTA - Kelompok Cipayung yang terdiri dari empat organisasi mahasiswa, yakni PMII, GMNI, PMKRI, dan GMKI meminta agar aparat mengusut tuntas kasus pengeroyokan kader PMII beberapa waktu lalu.

Menurut Ketua GMNI, Didin Indra Saputra, gerakan #2019GantiPresiden di daerah sudah mulai melunturkan nilai–nilai kebhinekaan. Tentu hal ini tidak bisa di anggap biasa-biasa saja tetapi harus di sikapi secara serius. (Baca: PB PMII Kecam Tindakan Pemukulan Terhadap Kadernya di Makassar )

Didin menyayangkan deklarasi #2019GantiPresiden di Makassar pada 12 Agustus 2018 lalu massa bertindak keras dengan memukuli kader PMII. "Sangat disayangkan terjadi tindakan represif oleh massa terhadap salah satu kader PMII cabang Makassar atas Nama Muhadir," katanya melalui siaran persnya, Kamis (23/8/2018).

Didin mengatakan, Kelompok Cipayung akan terus men-support dan mengawal proses hukum yang sedang berjalan terhadap kasus pemukulan Muhadir selaku kader PMII Makassar.

Sementara itu, Ketua PMII Cabang Makassar Ashari Bahar meminta polisi untuk mengusut tuntas kasus tersebut. “Kami akan terus mengawal kasus penganiayaan itu sampai aparat kepolisian benar-benar menjatuhkan sanksi pidana kepada para pelaku,” ujarnya.

Menurut Ashari, aksi pengeroyokan terhadap mantan Ketua Komisariat PMII Talasalapang Unismuh tersebut dilakukan oleh massa gerakan #2019GantiPresiden, saat melakukan deklarasi di Kota Makassar beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, pihaknya telah mengidentifikasi penanggungjawab gerakan tersebut dan meminta aparat memberikan tindakan tegas. "Kami meminta kepada aparat penegak hukum agar menindak tegas penanggungjawab kegiatan #2019GantiPresiden," ungkapnya.

Ia sendiri menyayangkan gerakan #2019GantiPresiden yang dipenuhi hasutan dan ujaran kebencian. Menurutnya, gerakan tidak mendidik yang ditolak berbagai elemen tersebut berpotensi menyulut konflik di kalangan masyarakat.

Seperti diketahui, Kelompok Cipayung Makassar terdiri dari PMII, GMNI, PMKRI, dan GMKI. Dalam konferensi persnya, kelompok Cipayung meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas aksi pengeroyokan terhadap Muhadir.

Konferensi pers dihadiri oleh Ketua PMII Makassar, Ashar Bahari, Ketua GMNI Makassar, Didin, Ketua PMKRI Makassar, Anastasia Rosalinda, dan Ketua GMKI Makassar, Bastian Littu.
(ysw)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
2 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
4 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
5 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved