Prostitusi di Apartemen Depok, Polisi Akan Periksa Pengelola dan Broker

Kamis, 16 Agustus 2018 - 18:29 WIB
Prostitusi di Apartemen...
Prostitusi di Apartemen Depok, Polisi Akan Periksa Pengelola dan Broker
A A A
DEPOK - Polisi masih terus mendalami kasus prostitusi online yang dibongkar di salah satu apartemen di Jalan Margonda Raya, Kota Depok. Polisi akan memeriksa pihak pengelola apartemen dan broker unit kamar yang menyewakan kepada pelaku prostitusi online itu.

“Kami akan panggil pengelolanya. Apakah mereka mengetahui atau tidak, dan bagaimana mekanisme penyewaan kamar,” ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro, Kamis (16/8/2018). (Baca juga: Polisi Bongkar Prostitusi Online di Apartemen Margonda Residence 2)

Adapun pemanggilan terhadap broker berkaitan dengan keterangan dari salah satu pelaku prostitusi online yang menyebut dia menyewa kamar dari seorang perantara atau broker.

Sebelumnya, mereka melihat iklan di sosial media soal penyewaan kamar itu. “Brokernya juga akan kita minta keterangannya. Sekarang kami masih dalami keterangan dari yang kami amankan dulu,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polresta Depok mengamankan enam orang yang diduga terlibat praktik prostitusi online di Apartemen Margonda Residence 2, Jalan Margonda Raya, Kota Depok. (Baca juga: Pelaku Prostitusi di Apartemen Margonda Residence 2 Masih Belia)

Berdasarkan pemeriksaan, untuk menarik pelanggan, pelaku prostitusi ini memasang foto menarik di sebuah akun media sosial. Kemudian dicantumkan juga nomor ponsel masing-masing, sehingga pelanggan bisa berkomunikasi langsung dengan pelaku. "Mereka yang bertransaksi langsung dengan pelanggan,” kata Bintoro.

Dalam sehari, mereka bisa melayani lebih dari dua pria hidung belang. Bahkan ada yang sampai mendapatkan pesanan hingga lima orang dalam sehari. Satu tamu dihargai antara Rp500ribu hingga Rp1juta. (Baca juga: Masih Belia, Pelaku Prostitusi Ini Ngaku Tulang Punggung Keluarga)

“Dari empat hingga lima tamu mereka rata-rata dapat Rp3 jutuaan sehari. Tapi itu tidak setiap hari (dapat pesanan),” pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Dea Raup Rp15 Juta per...
Dea Raup Rp15 Juta per Bulan dari Prostitusi Online
4 Artis Ini Pernah Terjebak...
4 Artis Ini Pernah Terjebak Kasus Prostitusi Online
Cynthiara Alona Buka...
Cynthiara Alona Buka Baju dan Celana Sebelum Jadi Tersangka Prostitusi
Diduga Terlibat Prostitusi...
Diduga Terlibat Prostitusi Online, Polisi Tangkap Artis Hana Hanifah
8 Artis Tanah Air yang...
8 Artis Tanah Air yang berada di Pusaran Prostitusi
Polisi Bongkar Prostitusi...
Polisi Bongkar Prostitusi Online di Bogor, Korbannya Selebgram hingga Putri Kebudayaan
Berita Terkini
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
32 menit yang lalu
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
1 jam yang lalu
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
3 jam yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
3 jam yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
4 jam yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
6 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved