Beredar Isu Gempa Bakal Guncang Jabar, Ini Tanggapan Ahli ITB

Kamis, 16 Agustus 2018 - 14:51 WIB
Beredar Isu Gempa Bakal...
Beredar Isu Gempa Bakal Guncang Jabar, Ini Tanggapan Ahli ITB
A A A
BANDUNG - Ahli geotektonik dan kegempaan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Benyamin Sapiie mengatakan, kendati potensi gempa di Jawa Barat diprediksi besar, tapi tidak ada instrumen yang bisa memperkirakan kapan gempa tersebut akan terjadi.

Pernyataan itu menanggapi informasi yang beredar di masyarakat, terkait potensi kekuatan gempa Jabar yang bisa mencapai 8 Skala Richter (SR). Bahkan dalam pesan berantai yang beredar di WhatsApp, gempa diprediksi bakal terjadi dalam waktu dekat. Pesan itu membuat masyarakat resah.

"Secara umum potensi gempa di Jawa Barat jelas ada, termasuk (kekuatannya) besar berdasarkan pendekatan kualitatif, misalnya panjang sesar dan sejarah seismisitas. Tetapi tidak ada metoda yang bisa memprediksi, kapan gempa akan terjadi,"kata Benyamin di Bandung, Kamis (16/8/2018).

(Baca juga: Kepala PVMBG Nyatakan Potensi Gempa Bumi di Jabar Cukup Besar )

Benyamin tidak bisa memperkirakan, apakah gempa bisa mencapai 8 SR, sebagaimana banyak beredar di masyarakat. Namun, kata dia, besaran gempa bisa diperkirakan berdasarkan bukti geologi dan sejarah kegempaan (statistik). Akan tetapi lagi-lagi hal itu tidak bisa menjadi sebuah kepastian.

Untuk meminimalisir korban dan kerusakan yang juga merugikan secara ekonomi, semua masyarakat perlu menyadari dan mengetahui potensi gempa Jawa Barat. Sehingga diharapkan masing-masing individu/masyarakat mempersiapkan program mitigasinya.

"Kita coba hidup bersahabat dengan gempa karena kita hidup pada daerah tektonik aktif bahkan beberapa kota dilewati oleh sesar aktif seperti misalnya Sukabumi dan Lembang," katanya.

Edukasi yang bisa dilakukan kepada masyarakat terkait lingkungan tempat tinggal, baik itu kondisi geologi maupun bangunan dan infrastrukturnya.
(amm)
Berita Terkait
BMKG: Gempa Bumi M5,1...
BMKG: Gempa Bumi M5,1 di Mamuju Tengah Tak Berpotensi Tsunami
Apakah Aplikasi Pendeteksi...
Apakah Aplikasi Pendeteksi Gempa Benar-Benar Berfungsi?
Gempa Terkini Banten,...
Gempa Terkini Banten, Warganet Curhat di Twitter
2 Kali Gempa Besar Guncang...
2 Kali Gempa Besar Guncang Banten Terjadi Hari Jumat, Netizen Langsung Teringat Kiamat
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Diguncang Gempa M 5,9...
Diguncang Gempa M 5,9 Masyarakat Bolaang Mongondow Selatan Sempat Mengalami Kepanikan
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
8 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
8 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
9 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
10 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
12 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
12 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved