Air Menghitam, KLH Cek Pencemaran Sungai Bengawan Solo

Selasa, 14 Agustus 2018 - 03:30 WIB
Air Menghitam, KLH Cek...
Air Menghitam, KLH Cek Pencemaran Sungai Bengawan Solo
A A A
NGAWI - Menghitamnya aliran Sungai Bengawan Solo beberapa minggu belakangan saat surut akibat kemarau, diselidiki oleh KLH Kabupaten Ngawi dengan mendatangkan tim ahli dari Provinsi Jawa Timur untuk mengetahui unsur-unsur yang terkandung didalamnya.

"Kami mengambil sejumlah sampel air di Sungai Bengawan Solo untuk di uji dilaboraturium," kata Petugas Dinas Lingkungan Hidup Ngawi Suharno saat ditemui di lokasi pengujian, Senin (13/8/2018).

Menurutnya, sejumlah petugas laboratorium penguji dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) Surabaya dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi ini mendatangi salah satu lokasi aliran Sungai Bengawan Solo di Desa Watualang, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.

Dalam penelitian ini, petugas laboratorium penguji mengambil sampel air di Sungai Bengawan Solo yang melintas di wilayah Kabupaten Ngawi. "Air tersebut diuji di laboratorium di Surabaya untuk mengetahui kandungan berbahaya apa saja yang terdapat didalamnya," jelasnya.

Meski belum bisa memastikan sumber pencemaranya, namun jika dilihat dari bau menyengat dan air sungai yang berwarna hitam pekat, petugas menduga air sungai Bengawan Solo ini sudah tercemar limbah tekstil yang berasal dari wilayah hulu sungai. "Dugaan dari limbah testil, hasil sementara," kata petugas Laboratorium Penguji Rifki Fauzan Rahmat.

Diketahui, Sungai Bengawan Solo beberapa minggu sejak surut akibat kemarau, aliran airnya berwarna hitam pekat dan beraroma tak sedap, dugaan Kondisi ini disebabkan oleh limbah dari pabrik tekstil dari wilayah sragen Jawa Tengah.

Kondisi ini membuat warga sepanjang aliran Bengawan Solo di Kabupaten Ngawi merasa was was karena selain ikan banyak ditemukan ikan mati juga digunakan untuk keperluan pertanian dan ternak.
(pur)
Berita Terkait
Kritis Pencemaran Lingkungan
Kritis Pencemaran Lingkungan
Legislator Apresiasi...
Legislator Apresiasi Polda Riau Tindak Tegas Korporasi Perusak Lingkungan
Anggap Ganggu Kesehatan,...
Anggap Ganggu Kesehatan, Warga Minta Pabrik Aspal di Pana Berhenti Operasi
Fenomena Aneh, Aliran...
Fenomena Aneh, Aliran Sungai di Jembatan Tarikolot Sempat Berbusa seperti Awan
Kendalikan Pencemaran...
Kendalikan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, MIND ID dan KLHK Bersinergi
Legislator Jabar: Konservasi...
Legislator Jabar: Konservasi Alam Mutlak Harus Dilakukan
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
8 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
9 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
10 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
10 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
10 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
11 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved