Polres Semarang Ringkus 3 Pencuri Dana Desa Kemetul Rp276 Juta

Kamis, 09 Agustus 2018 - 18:58 WIB
Polres Semarang Ringkus...
Polres Semarang Ringkus 3 Pencuri Dana Desa Kemetul Rp276 Juta
A A A
SEMARANG - Satreskrim Polres Semarang menangkap tiga pencuri uang dana Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, senilai Rp276 juta.

Mereka adalah Ferry Jayawawi (48), warga Jalan Sanusi, Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan; Arifin (52), warga Losmenan, Kelurahan Panjang, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang; dan Andi Ismanto (31), warga Bebelan, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Informasi yang dihimpun wartawan, Kamis (9/8/2018) menyebutkan, ketiga tersangka ditangkap di daerah Bumiayu, Kabupaten Brebes, pada Rabu 8 Agustus 2018. "Benar, para tersangka sudah ditangkap. Kasus ini besok (Jumat, 10/8/2018) akan digelar (ekspose)," kata Kasubbag Humas Polres Semarang AKP Teguh Susilo saat dikonfirmasi SINDOnews.

Sebagaimana diketahui, uang Desa Kemetetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang senilai Rp276.356.500 dan uang sisa pembayaran pajak Rp47.300 yang baru saja diambil dari BPD UPC Sruwen oleh aparat desa tersebut digasak pencuri di Jalan Raya Klero - Suruh, tepatnya di daerah Dlisem, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Rabu 1 Agustus 2018 siang sekitar pukul 11.45 WIB.

Kejadian tersebut berawal ketika Sekretaris Desa kemetul Joko Prihadi (30) dan Kaur Keuangan Desa Kemetul Ristiyani (38) mencarikan dana desa tahap II dan mengambil sisa pembayaran pajak dengan nilai total Rp323,656 juta di BPD UPC Sruwen. Kedua perangkat desa tersebut berangkat ke bank milik pemerintah tersebut dengan mengendarai mobil Suzuki APV nopol B 1477 COR.

Setelah mengambil uang dari bank, mereka lantas kembali ke Kantor Desa Kemetul. Dalam perjalanan, tepatnya saat sampai Dusun Dlisem, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, ada dua orang lelaki yang tak dikenal berboncengan sepeda motor Honda Supra X 125 yang tidak diketahui pelat nomornya memberitahukan bahwa roda belakang sisi kiri kempes.

Namun, Joko Prihadi tidak langsung menghentikan laju mobil. Setelah menemukan tambal ban, Joko baru menghentikan laju mobil untuk mengganti roda yang kempes. Setelah selesai mengganti ban, korban masuk ke mobil dan melihat tas berisi uang yang ditaurh di kursi tengah mobil sudah tidak ada.

Diduga, uang ratusan juta rupiah milik Desa Kemetul tersebut dicuri orang saat korban sedang mengganti roda yang kempes. Diperkirakan, pelaku mengambil uang tersebut melalui pintu mobil samping kanan.
(wib)
Berita Terkait
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Google Nyerah Hadapi...
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam
Cermati, Ini 8 Cara...
Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Polisi Lumpuhkan Pelaku...
Polisi Lumpuhkan Pelaku Pencurian Motor
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
2 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
4 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
4 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
4 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
6 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
7 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved