Prostitusi di Kalibata, Anak di Bawah Umur Jadi PSK dan Pelanggan

Rabu, 08 Agustus 2018 - 18:41 WIB
Prostitusi di Kalibata,...
Prostitusi di Kalibata, Anak di Bawah Umur Jadi PSK dan Pelanggan
A A A
JAKARTA - Polisi membongkar kasus prostitusi anak di Apartemen Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, yang masih berusia di bawah umur. Dalam kasus ini, tiga orang mucikari diamankan polisi, yakni SBR, TM dan RMV serta 32 Pekerja Seks Komersial (PSK).

"Korbannya anak di bawah umur lima orang (dijadikan PSK)," ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadir Krimum) Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indardi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Menurut Ary, usia lima anak yang dijadikan PSK itu sekitar 16 sampai 18 tahun. Ada lima tower yang dijadikan sarang prostitusi di Apartemen Kalibata City. Dari hasil penyidikan ada 17 unit kamar yang disiapkan para mucikari ini kepada pria hidung belang.

"Dari 18 tower di Kalibata City, kegiatan prostitusi anak dan dewasa di ada lima tower. 5 per 18 tower, hampir sepertiga (kawasan apartemen Kalibata City) diduga digunakan praktik prostitusi," tuturnya.

Dia mengungkapkan, ada 17 pelanggan yang ikut terjaring saat polisi menggerebek sejumlah unit kamar di Kalibata City. Dua di antaranya anak laki-laki yang turut diamankan karena dianggap sebagai pelanggan.

"Dua orang anak laki-laki yang datang ke TKP. Ini anak-anak calon pelanggan," terangnya.

Sementara itu, Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Azhar Nugroho menerangkan, cara mucikari di Apartemen Kalibata City merekrut anak-anak di bawah agar mau bekerja sebagai PSK. Wanita berinisial RMV dan dua tersangka lainnya mencari anak-anak perempuan yang sudah putus sekolah dan tak memiliki pendidikan tinggi.

"(Kebanyakan) putus sekolah, yang lima orang itu (anak di bawah umur yang dijadikan PSK). Rata-rata ada yang SD, dan SMP," jelasnya.

Anak-anak yang direkrut menjadi PSK berasal dari sejumlah kawasan di Jakarta dan luar daerah. Selain anak putus sekolah, para mucikari juga membujuk sejumlah mahasiswi di beberapa kampus di Jakarta untuk mencari uang sampingan sebagai PSK.

"Ada yang sementara kuliah tapi karena ada lemah, dia mundur untuk mengisi kekosongan waktunya dia nyambi," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Dea Raup Rp15 Juta per...
Dea Raup Rp15 Juta per Bulan dari Prostitusi Online
4 Artis Ini Pernah Terjebak...
4 Artis Ini Pernah Terjebak Kasus Prostitusi Online
Cynthiara Alona Buka...
Cynthiara Alona Buka Baju dan Celana Sebelum Jadi Tersangka Prostitusi
Diduga Terlibat Prostitusi...
Diduga Terlibat Prostitusi Online, Polisi Tangkap Artis Hana Hanifah
8 Artis Tanah Air yang...
8 Artis Tanah Air yang berada di Pusaran Prostitusi
Polisi Bongkar Prostitusi...
Polisi Bongkar Prostitusi Online di Bogor, Korbannya Selebgram hingga Putri Kebudayaan
Berita Terkini
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
1 jam yang lalu
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
1 jam yang lalu
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
4 jam yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
4 jam yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
5 jam yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved