Pesan Jasa Pijat Online, Wanita Ini Dijebak Komplotan Pemeras

Jum'at, 03 Agustus 2018 - 13:04 WIB
Pesan Jasa Pijat Online,...
Pesan Jasa Pijat Online, Wanita Ini Dijebak Komplotan Pemeras
A A A
JAKARTA - Seorang wanita bernama Medi Askari (34) di Sawah besar, Jakarta Pusat menjadi korban pemerasan yang dilakukan sekelompok pemuda. Setelah mendapat laporan, 3 pelaku berhasil diringkus polisi.

Polisi meringkus Dede Deandika (24), Nanang Sukadmi (32), dan Lekat Bahrozi (30) lantaran melakukan aksi pemerasan pada perempuan bernama Medi Askari (34) di Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kapolsek Sawah Besar Kompol Mirzal Maulana mengatakan, peristiwa berawal saat Medi Askari memesan jasa pijat online ke kamar indekosnya. Dalam jasa pijat yang dia pilih, terapisnya menunjukkan foto perempuan yang ternyata Dede.

"Korban pesan jasa pijat lewat aplikasi jual beli online dan akun itu ternyata dikelola tersangka Lekat Bahrozi (30). Harga yang disepakati Rp150 ribu per 90 menit," ujarnya pada wartawan, Jumat (3/8/2018).

Menurutnya, setelah kesepakatan harga, korban meminta terapisnya itu dikirimkan ke kamar indekos korban di Jalan Krekot Bunder IV, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Namun, bukan Dede, justru lelaki bernama Lekat itu yang datang.

Tak mau rugi, kata dia, korban meminta terapis itu melakukan pijatan dan baru beberapa menit memijat, indekosnya digedor orang tak dikenal dan menuduh korban tengah berbuat asusila karena menyewa jasa pijat esek-esek dengan terapis lelaki.

Penuduh itu, bebernya, sejatinya komplotan pelaku yang bernama Nanang Sukadmi (32) dan Dede Deandika (24). Dituduh seperti itu, korban pun panik hingga akhirnya Nanang meminta korban menyerahkan uang Rp7 juta agar tak dilaporkan ke polisi. Korban yang panik lantas menuruti kemauan pelaku.

"Korban pergi ke ATM dan mengambil uang Rp3,5 juta dari ATM. Sisanya sebesar Rp3,5 juta ditransfer ke rekening NS," tuturnya.

Setelah sadar diperas, paparnya, korban melaporkannya ke polisi dan tak lama, polisi berhasil meringkus pelaku. Polisi pun tengah mendalami aksi pelaku sudah dilakukan berapa kali lantaran diduga pelaku sudah lama melakukan aksi bermodus seperti itu.
(ysw)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Berita Terkini
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
48 menit yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
1 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
2 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
3 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
4 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
4 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved