Suami Tega Aniaya Istrinya yang Hamil 7 Bulan Lantaran Uang Rp50 Ribu
Selasa, 24 Juli 2018 - 21:25 WIB
Suami Tega Aniaya Istrinya yang Hamil 7 Bulan Lantaran Uang Rp50 Ribu
A
A
A
MANADO - SA alias Arif tega menganiaya AF istrinya, hanya karena tak terima merasa dituduh mengambil uang Rp50 ribu oleh sang istrinya. Arif tega menganiaya AF yang sedang hamil tujuh bulan hingga babak belur.
Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) tersebut terjadi di tempat kos mereka di Kelurahan Sindulang Satu Lingkungan II, Kecamatan Tuminting, Kota Manado.
Awalnya, pagi itu, Senin 23 Juli 2018, Arif baru saja pulang setelah berjualan di Pasar Bersehati, Manado. Saat tiba di kamar kos, istrinya sedang berbaring di kasur karena sedang sakit kepala.
AF kemudian bertanya kepada suaminya. “Ke mana itu doi lima puluh di atas meja?” (Ke mana itu uang lima puluh ribu di atas meja?)," tanya istrinya.
Pertanyaan AF itu tak diterima baik oleh Arif. Bahkan dia emosi lantaran dituduh telah mengambil uang tersebut. Karuan saja pelaku langsung menendang paha korban. Korban pun terkejut dan bertanya.
“Kiapa skop pa kita ngana?” (Mengapa kamu menendang saya?). Tanpa menjawab, pelaku justru mencekik leher, meremas perut dan menampar pipi korban. Mendapat perlakuan seperti ini, korban berteriak minta pertolongan.
Tak lama kemudian, paman korban datang dan mendapati korban menangis kesakitan.
Tak terima dengan perbuatan kasar yang menimpa keponakannya, sang paman langsung mengamankan pelaku, lalu membawanya ke Mapolresta Manado.
Kapolresta Manado Kombes Pol FX Surya Kumara melalui Kasubbag Humas, AKP Roly Sahelangi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Pelaku sudah diamankan di Mapolresta Manado dan dimintai keterangan lebih lanjut,” pungkasnya.
Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) tersebut terjadi di tempat kos mereka di Kelurahan Sindulang Satu Lingkungan II, Kecamatan Tuminting, Kota Manado.
Awalnya, pagi itu, Senin 23 Juli 2018, Arif baru saja pulang setelah berjualan di Pasar Bersehati, Manado. Saat tiba di kamar kos, istrinya sedang berbaring di kasur karena sedang sakit kepala.
AF kemudian bertanya kepada suaminya. “Ke mana itu doi lima puluh di atas meja?” (Ke mana itu uang lima puluh ribu di atas meja?)," tanya istrinya.
Pertanyaan AF itu tak diterima baik oleh Arif. Bahkan dia emosi lantaran dituduh telah mengambil uang tersebut. Karuan saja pelaku langsung menendang paha korban. Korban pun terkejut dan bertanya.
“Kiapa skop pa kita ngana?” (Mengapa kamu menendang saya?). Tanpa menjawab, pelaku justru mencekik leher, meremas perut dan menampar pipi korban. Mendapat perlakuan seperti ini, korban berteriak minta pertolongan.
Tak lama kemudian, paman korban datang dan mendapati korban menangis kesakitan.
Tak terima dengan perbuatan kasar yang menimpa keponakannya, sang paman langsung mengamankan pelaku, lalu membawanya ke Mapolresta Manado.
Kapolresta Manado Kombes Pol FX Surya Kumara melalui Kasubbag Humas, AKP Roly Sahelangi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Pelaku sudah diamankan di Mapolresta Manado dan dimintai keterangan lebih lanjut,” pungkasnya.
(sms)