Geruduk Balai Kota DKI, Warga Minta Anies Tak Maju di Pilpres 2019
Senin, 23 Juli 2018 - 15:10 WIB
Geruduk Balai Kota DKI, Warga Minta Anies Tak Maju di Pilpres 2019
A
A
A
JAKARTA - Ratusan warga yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Miskin Kota (JRMK) dan Serikat Becak Jakarta (Sebaja) menggeruduk depan gedung Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat. Mereka meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk tidak maju di Pemilihan Presiden 2019 mendatang dan menyelesaikan tugasnya selama lima tahun di DKI Jakarta.
"Kami sayang dan cinta, karena bapak kita anggap sebagai bapak kita sendiri. Maka tolong jangan tinggalkan kami karena kami anak bapak yang selama ini nurut dengan kemauan bapak," ujar salah satu orator aksi di depan Balai Kota DKI, Senin (23/7/2018)
Sang orator tersebut juga menyinggung mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini menjadi Presiden Joko Widodo. Pasalnya ketika itu Jokowi yang belum menyelesaikan masa tugasnya menjadi gubernur, memutuskan untuk maju di Pemilihan Presiden 2014 silam.
"Selama bapak (Anies) diberi mandat, selesaikan sampai lima tahun selesai. Jangan seperti bapak (Jokowi) yang lalu, belum lima tahun sudah ditinggal. Kalau bapak selesaikan apa yang diberi mandat, saya yakin bapak akan menorehkan tinta emas," ucap orator.
Karena itu ia berharap Anies tetap memimpin di DKI dan tidak mencalonkan diri menuju Pilpres 2019. "Kami mohon kalau bapak selesaikan tugasnya dan tidak terpengaruh kekuasaan yang lebih enak," ujar warga tersebut.
Ratusan warga yang mayoritas memakai baju putih tersebut membentangkan spanduk ataupun papan bertuliskan dukungan kepada Anies. Spanduk tersebut diantaranya bertuliskan "Warga Kampung Akuarium mendukung bapak Anies tetap di DKI Jakarta.
Kemudian spanduk bertuliskan "Warga Tembok Bolong RT 011, Muara Angke mendukung Anies bertahan di DKI Jakarta" dan juga bertuliskan "Warga Kampung Rawa Barat-Kebon Jeruk-Jakarta Barat mendukung Anies Baswedan untuk tetap di DKI Jakarta".
Eny Rochayati selaku koordinator JRMK mengatakan memilih Anies Baswedan sebagai gubernur DKI Jakarta untuk lima tahun, untuk menyelesaikan semua janji-janji politik saat kampanye di Pilkada DKI Jakarta.
"Kami berharap pak Anies Baswedan tetap bertahan sebagai gubernur DKI Jakarta hingga seluruh jadinya terpenuhi dan masa tugasnya selesai," kata Eny.
"Kami sayang dan cinta, karena bapak kita anggap sebagai bapak kita sendiri. Maka tolong jangan tinggalkan kami karena kami anak bapak yang selama ini nurut dengan kemauan bapak," ujar salah satu orator aksi di depan Balai Kota DKI, Senin (23/7/2018)
Sang orator tersebut juga menyinggung mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini menjadi Presiden Joko Widodo. Pasalnya ketika itu Jokowi yang belum menyelesaikan masa tugasnya menjadi gubernur, memutuskan untuk maju di Pemilihan Presiden 2014 silam.
"Selama bapak (Anies) diberi mandat, selesaikan sampai lima tahun selesai. Jangan seperti bapak (Jokowi) yang lalu, belum lima tahun sudah ditinggal. Kalau bapak selesaikan apa yang diberi mandat, saya yakin bapak akan menorehkan tinta emas," ucap orator.
Karena itu ia berharap Anies tetap memimpin di DKI dan tidak mencalonkan diri menuju Pilpres 2019. "Kami mohon kalau bapak selesaikan tugasnya dan tidak terpengaruh kekuasaan yang lebih enak," ujar warga tersebut.
Ratusan warga yang mayoritas memakai baju putih tersebut membentangkan spanduk ataupun papan bertuliskan dukungan kepada Anies. Spanduk tersebut diantaranya bertuliskan "Warga Kampung Akuarium mendukung bapak Anies tetap di DKI Jakarta.
Kemudian spanduk bertuliskan "Warga Tembok Bolong RT 011, Muara Angke mendukung Anies bertahan di DKI Jakarta" dan juga bertuliskan "Warga Kampung Rawa Barat-Kebon Jeruk-Jakarta Barat mendukung Anies Baswedan untuk tetap di DKI Jakarta".
Eny Rochayati selaku koordinator JRMK mengatakan memilih Anies Baswedan sebagai gubernur DKI Jakarta untuk lima tahun, untuk menyelesaikan semua janji-janji politik saat kampanye di Pilkada DKI Jakarta.
"Kami berharap pak Anies Baswedan tetap bertahan sebagai gubernur DKI Jakarta hingga seluruh jadinya terpenuhi dan masa tugasnya selesai," kata Eny.
(ysw)