Rumah-Rumah di Lahan Bandara Kulonprogo Dirobohkan Paksa

Kamis, 19 Juli 2018 - 12:22 WIB
Rumah-Rumah di Lahan...
Rumah-Rumah di Lahan Bandara Kulonprogo Dirobohkan Paksa
A A A
KULONPROGO - Sejumlah rumah yang masih berdiri di lahan Bandara Internasional Yogyakarta Baru (New Yogyakarta International Airport) di Kecamatan Temon, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dirobohkan paksa, Kamis (19/7/2018). Pemilik dibantu sejumlah aktivis dan mahasiswa mencoba melawan dan mempertahankan rumah tapi alat berat terus bergerak menghancurkan bangunan.

Perobohan paksa rumah ini merupakan bagian dari lanjutan land clearing Bandara Yogyakarta Baru yang dilakukan oleh PT Angkasa Pura (AP) 1. Kegiatan serupa juga telah dilakukan sebelumnya pada 28 Juni 2018 lalu. Waktu itu, alat berat digunakan untuk membersihkan pohon kelapa, tanaman cabai milik warga serta tanaman lainnya. (Baca juga: Pembersihan Area Bandara Kulonprogo Dikawal Aparat, Warga Pasrah )

Proses perobohan rumah diawali dengan pembacaan hasil putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap. "Putusan ini sudah incraht," kata perwakilan PT AP 1, Agus Adrianto, di lokasi lahan bandara, Kamis (19/7/2018).

Awalnya tim Angkasa Pura dibantu relawan dikawal petugas keamanan dari Satpol PP, Kepolisian, dan TNI melakukan pendekatan persuasif kepada warga. Namun warga tetap menolak pengosongan rumah sehingga akhirnya petugas melakukan upaya paksa. Setelah penghuni dikeluarkan dari rumah, petugas lalu mengeluarkan semua barang-barang yang ada di dalam rumah. Barang tersebut selanjutnya dibawa ke rumah kontrakan yang sudah disiapkan oleh PT Angkasa Pura bagi warga yang masih menolak.

"Saya tidak rela. Tidak ridho," kata Poniah, salah satu pemilik rumah.

Menurut penuturan tetangga yang sudah lebih dahulu pindah ke hunian relokasi, Poniah sebenarnya telah membangun rumah baru di tempat lain. Rumah yang berada di lahan bandara dibiarkan kosong. "Sebenarna dia sudah buat rumah baru. Tidurnya juga sudah tidak di situ," ungkap Jannah.

Pembersihan lahan Bandara Internasional Yogyakarta Baru akan terus dilakukan. Hingga pagi tadi masih ada 31 rumah yang masih berdiri di lokasi. Proses pengosongan lahan dibagi dalam beberapa tim agar target sehari selesai tercapai.
(amm)
Berita Terkait
Menikmati Wisata Edukasi...
Menikmati Wisata Edukasi Keliling Bandara
Menhub Tinjau Progres...
Menhub Tinjau Progres Pembangunan KA Bandara Internasional Yogyakarta
DPRD Minta Pembangunan...
DPRD Minta Pembangunan Bandara Wisata Bulukumba Diprioritaskan
Kabar Terbaru KA Bandara...
Kabar Terbaru KA Bandara Internasional Yogyakarta, Progres Pembangunan Capai 83,6%
Batu Raksasa Sebesar...
Batu Raksasa Sebesar Rumah Longsor Tutup Jalan
Bandara Apresiasi Konsumen...
Bandara Apresiasi Konsumen Setia, Mobil Listrik Jadi Hadiah Loyalitas
Berita Terkini
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
1 jam yang lalu
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
1 jam yang lalu
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
1 jam yang lalu
BMKG Perkirakan Fenomena...
BMKG Perkirakan Fenomena El Nino Berlangsung 9-12 Bulan
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Seluruh Permintaan Praperadilan Roy Suryo
2 jam yang lalu
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
4 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved