Terpeleset Saat Menarik Jaring di Pantai Nampu, Sutardi Hilang
Minggu, 15 Juli 2018 - 17:41 WIB
Terpeleset Saat Menarik Jaring di Pantai Nampu, Sutardi Hilang
A
A
A
GUNUNGKIDUL - Seorang yang biasa menjaring ikan dari atas tebing (ngrendet) Pantai Nampu, Panggang, Gunungkidul, DIY hilang. Diduga korban yang bernama Sutardi (30) warga Desa Guriwungu, Kecamatan Panggang, terbawa arus saat terjatuh kala menarik jaring yang dipasangnya Minggu (15/7/2018) dini hari.
Sekretaris SAR Korwil 2 Pantai Baron Surisdiyanto mengatakan, pihaknya sampai siang tadi tengah melakukan pencarian korban yang diduga terpeselet papan kayu yang biasa digunakan sebagai pijakan saat menarik jaring ikan tersebut. "Laporan korban atas nama Sutardi, kami terima pagi tadi," ungkapnya.
Surisdiyanto mengatakan, dari laporan yang masuk diketahui korban pada Sabtu (14/7/2018) malam bersama rekannya menginap di tebing Pantai Nampu untuk menjala ikan. Selama ini dia memang berprofesi sebagai nelayan darat. Seusai memasang jaring, rekan-rekan korban beristirahat.
Saat tengah malam korban bermaksud menarik jaring ikan dari atas tebing Pantai Nampu. Pada saat korban menarik jaring tersebut, diduga kuat papan kayu yang dipakai korban sebagai tumpuan mendadak runtuh.
"Korban kemungkinan terjatuh dari tebing setinggi kurang lebih 30 meter ke laut, karena rekan-rekannya hanya menemukan senter penerang milik korban yang mengapung di laut," katanya.
Untuk pencarian korban, dilakukan melalui darat dengan menyisir kawasan pantai, serta di laut dengan menggunakan kapal jukung. "Pencarian belum membuahkan hasil. Lokasi sulit dan saat ini gelombang naik," ucap Suris.
Sekretaris SAR Korwil 2 Pantai Baron Surisdiyanto mengatakan, pihaknya sampai siang tadi tengah melakukan pencarian korban yang diduga terpeselet papan kayu yang biasa digunakan sebagai pijakan saat menarik jaring ikan tersebut. "Laporan korban atas nama Sutardi, kami terima pagi tadi," ungkapnya.
Surisdiyanto mengatakan, dari laporan yang masuk diketahui korban pada Sabtu (14/7/2018) malam bersama rekannya menginap di tebing Pantai Nampu untuk menjala ikan. Selama ini dia memang berprofesi sebagai nelayan darat. Seusai memasang jaring, rekan-rekan korban beristirahat.
Saat tengah malam korban bermaksud menarik jaring ikan dari atas tebing Pantai Nampu. Pada saat korban menarik jaring tersebut, diduga kuat papan kayu yang dipakai korban sebagai tumpuan mendadak runtuh.
"Korban kemungkinan terjatuh dari tebing setinggi kurang lebih 30 meter ke laut, karena rekan-rekannya hanya menemukan senter penerang milik korban yang mengapung di laut," katanya.
Untuk pencarian korban, dilakukan melalui darat dengan menyisir kawasan pantai, serta di laut dengan menggunakan kapal jukung. "Pencarian belum membuahkan hasil. Lokasi sulit dan saat ini gelombang naik," ucap Suris.
(zik)