980 Calon Jamaah Haji dari Tangsel Bakal Diberangkatkan 4 Kloter

Kamis, 12 Juli 2018 - 20:01 WIB
980 Calon Jamaah Haji...
980 Calon Jamaah Haji dari Tangsel Bakal Diberangkatkan 4 Kloter
A A A
TANGERANG SELATAN - Sebanyak 980 calon jamaah haji asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan diberangkatkan melalui 4 kelompok terbang (Kloter). Masing-masing Kloter JKG 29, JKG 35, JKG 52 dan JKG 63.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangsel, Abdul Rozak menjelaskan, saat ini persiapan yang dilakukan untuk pelaksanaan ibadah haji 2018 sudah hampir 90% rampung. Sedangkan sisanya hanya masalah teknis dari calon jamaah itu sendiri.

"Sudah 90% (kesiapan), sisanya hanya masalah-masalah kecil seperti ada calon jamaah yang meninggal dunia. Totalnya yang akan berangkat berjumlah 980 orang, dengan 4 Kloter pemberangkatan," katanya di Tangsel, Kamis (12/7/2018).
980 Calon Jamaah Haji dari Tangsel Bakal Diberangkatkan 4 Kloter
Dilanjutkan Rozak, 980 calon jamaah haji itu terdiri atas 437 laki-laki dan 543 perempuan. Untuk pemberangkatan pertama Kloter JKG 29 akan berlangsung pada tanggal 28 Juli 2018, disusul kemudian Kloter JKG 35 pada tanggal 31 Juli 2018, lalu Kloter JKG 52 pada 9 Agustus 2018 dan terakhir Kloter JKG 63 yang akan diterbangkan pada tanggal 14 September 2018.

"Baik keberangkatan maupun pemulangannya di satu tempat, yaitu di markas TNI Yon Kavalery Cobra, Jalan Raya Serpong," tambahnya.

Masih kata dia, nantinya dalam setiap Kloter akan ada pendamping dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), dan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Semua itu menurutnya, demi memberi pelayanan terbaik bagi pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

"Sebagaimana aturannya, jadi setiap Kloternya akan ada pendamping," ucapnya. (Baca juga: 65 Ribu Visa Calon Jamaah Haji Sudah Selesai )

Sementara, bagi calon jamaah yang meninggal dunia hingga saat ini ada sekira 5 orang. Berdasar ketentuan, pemberangkatan bisa digantikan kepada ahli waris keluarganya, dengan terlebih dahulu mengurus persyaratan administratif.

"Calon jamaah yang meninggal saat ini ada sekitar 5 orang, nanti bisa diurus oleh ahli warisnya, dengan melengkapi administrasinya lagi," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Momentum Perbaikan Penyelenggaraan...
Momentum Perbaikan Penyelenggaraan Haji lewat Kehadiran BP Haji
Pemerintah Batalkan...
Pemerintah Batalkan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2020
Amphuri Optimis Penyelenggaraan...
Amphuri Optimis Penyelenggaraan Haji Tahun 2020 Terlaksana
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Haji dan Umrah Wajib Sekali Seumur Hidup
Indonesia Masih Tunggu...
Indonesia Masih Tunggu Keputusan Saudi Soal Penyelenggaraan Haji
Raker Komisi VIII DPR...
Raker Komisi VIII DPR dengan Menteri Agama Bahas Penyelenggaraan Haji
Berita Terkini
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
15 menit yang lalu
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
27 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
2 jam yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
4 jam yang lalu
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
5 jam yang lalu
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
13 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved