Pemprov DKI Diminta Tindak Tegas ke Pelanggar Lingkungan
Rabu, 11 Juli 2018 - 02:07 WIB
Pemprov DKI Diminta Tindak Tegas ke Pelanggar Lingkungan
A
A
A
JAKARTA - Pengamat Tata Kota sekaligus pemeharti lingkungan, Nirwono Joga menyarankan, agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menindak tegas pelanggar lingkungan.
"Berikan pelanggaran keras. Agar kejadian tidak terulang. Bila perlu segel atau tutup sekalian industri itu," kata Nirwono saat memberi tanggapan terkait maraknya pencemaran di Kali Mookevart, Jakarta Barat, Selasa (10/7/2018).
Nirwono menilai, langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan menyidak langsung sungai sungai di Jakarta Barat merupakan upaya tepat. Semestinya cara ini bisa diikuti oleh SKPD maupun wali kota yang ada.
Terlebih di beberapa lokasi, umumnya pelaku industri sudah mengetahui mereka melakukan pelanggaran. Namun karena lemahnya aparatur, membuat tindakan tegas jarang dilakukan.
Termasuk soal memaksa industri nakal untuk membuat Instalasi pengolahan air limbah (Ipal) dalam kurun waktu sebulan. Nirwono melihat, siapapun pemilik usaha akan serius bila ingin menciptakan lingkungan bersih.
"Bila perlu diberi insentif pajak bagi yang telah miliki ipal dan yang belum dipaksa. Kalau tidak segel atau tutup sekalian," tutup Nirwono melihat cara itu memberikan efek jera.
"Berikan pelanggaran keras. Agar kejadian tidak terulang. Bila perlu segel atau tutup sekalian industri itu," kata Nirwono saat memberi tanggapan terkait maraknya pencemaran di Kali Mookevart, Jakarta Barat, Selasa (10/7/2018).
Nirwono menilai, langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan menyidak langsung sungai sungai di Jakarta Barat merupakan upaya tepat. Semestinya cara ini bisa diikuti oleh SKPD maupun wali kota yang ada.
Terlebih di beberapa lokasi, umumnya pelaku industri sudah mengetahui mereka melakukan pelanggaran. Namun karena lemahnya aparatur, membuat tindakan tegas jarang dilakukan.
Termasuk soal memaksa industri nakal untuk membuat Instalasi pengolahan air limbah (Ipal) dalam kurun waktu sebulan. Nirwono melihat, siapapun pemilik usaha akan serius bila ingin menciptakan lingkungan bersih.
"Bila perlu diberi insentif pajak bagi yang telah miliki ipal dan yang belum dipaksa. Kalau tidak segel atau tutup sekalian," tutup Nirwono melihat cara itu memberikan efek jera.
(maf)