Operasi Penggunaan Air Tanah, DKI Terjunkan 120 Orang Petugas
Senin, 09 Juli 2018 - 15:23 WIB
Operasi Penggunaan Air Tanah, DKI Terjunkan 120 Orang Petugas
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta hari ini mulai menurunkan tim ke lapangan untuk mengecek pemanfaatan air tanah di kawasan industri di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Tim Pengawasan Terpadu Penyediaan Sumur Resapan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah itu akan bertugas selama delapan hari depan.
Kepala Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) DKI Jakarta Benny Agus Chandra menyebutkan, sebanyak 120 orang petugas terlibat dalam operasi yang difokuskan di dua kawasan industri, yakni kawasan industri JIEP Pulogadung dan Daan Mogot.
"Totalnya ada120 orang petugas yang terlibat dalam kegiatan ini," ujar Benny di kawasan JIEP, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (9/7/2018). (Baca juga: Gunakan Air Tanah, Pemilik Gedung Ditindak)
Benny merinci, ke 120 petugas tersebut dibagi menjadi dua tim guna melakukan operasi di kawasan industri Pulogadung dan Daan Mogot. Tim dipimpin langsung masing-masing wali kota setempat.
"Setiap tim terdiri dari lima kelompok dan totalnya ada 10 kelompok," jelasnya. (Baca juga: Tim DKI Mulai Razia Gedung Pengguna Air Tanah di Kawasan Industri)
Menurut Benny, petugas yang terlibat tersebut berasal dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Antara lain Dinas Perindustrian dan Energi (PE), Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (KUKMP), Dinas Sumber Daya Air (SDA), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM dan PTSP) DKI Jakarta.
Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pagi tadi melepas tim Tim Pengawasan Terpadu Penyediaan Sumur Resapan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah. (Baca juga: Pemprov DKI Akan Periksa 80 Gedung Bertingkat di Jakarta)
Dalam kesempatan itu Anies berpesan agar seluruh tim bekerja sesuai aturan. Tidak perlu ragu bertindak tegas apabila ada pengelola gedung yang menyalahi aturan. Anies juga mengingatkan kepada pengelola gedung agar bersikap kooperatif selama dilakukan pemeriksaan oleh petugas.
Kepala Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) DKI Jakarta Benny Agus Chandra menyebutkan, sebanyak 120 orang petugas terlibat dalam operasi yang difokuskan di dua kawasan industri, yakni kawasan industri JIEP Pulogadung dan Daan Mogot.
"Totalnya ada120 orang petugas yang terlibat dalam kegiatan ini," ujar Benny di kawasan JIEP, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (9/7/2018). (Baca juga: Gunakan Air Tanah, Pemilik Gedung Ditindak)
Benny merinci, ke 120 petugas tersebut dibagi menjadi dua tim guna melakukan operasi di kawasan industri Pulogadung dan Daan Mogot. Tim dipimpin langsung masing-masing wali kota setempat.
"Setiap tim terdiri dari lima kelompok dan totalnya ada 10 kelompok," jelasnya. (Baca juga: Tim DKI Mulai Razia Gedung Pengguna Air Tanah di Kawasan Industri)
Menurut Benny, petugas yang terlibat tersebut berasal dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Antara lain Dinas Perindustrian dan Energi (PE), Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (KUKMP), Dinas Sumber Daya Air (SDA), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM dan PTSP) DKI Jakarta.
Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pagi tadi melepas tim Tim Pengawasan Terpadu Penyediaan Sumur Resapan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah. (Baca juga: Pemprov DKI Akan Periksa 80 Gedung Bertingkat di Jakarta)
Dalam kesempatan itu Anies berpesan agar seluruh tim bekerja sesuai aturan. Tidak perlu ragu bertindak tegas apabila ada pengelola gedung yang menyalahi aturan. Anies juga mengingatkan kepada pengelola gedung agar bersikap kooperatif selama dilakukan pemeriksaan oleh petugas.
(thm)