Dua Pencuri Tas Staf Kantor Kepresidenan Ditembak Mati

Minggu, 08 Juli 2018 - 18:53 WIB
Dua Pencuri Tas Staf...
Dua Pencuri Tas Staf Kantor Kepresidenan Ditembak Mati
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya menembak mati dua dari tujuh pelaku pencurian tas Staf Ahli Kantor Kepresidenan, Armedya Dewangga. Tujuh pelaku memiliki peran masing-masing dalam setiap menjalankan aksi dengan modus memberitahu ban kempis.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta menegaskan, ada tujuh pelaku yang ditangkap di berbagai tempat berbeda. Mereka adalah, Ramalia alias Ramli, Hardiwahidin alias Toing, Dani Setiawan, Achmad Mahmudi, Abdul, Ade Junaidi, dan Heru Astanto.

Nico melanjutkan, mereka memliki peran berbeda-berbeda mulai dari pengallih perhatian, pengambil tas dan juga ada dua penadah hasil curian yang dilakukan oleh kelompok ini. Kelompok ini diciduk pada Jumat, 6 Juli 2018 lalu.

Namun, saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti salah satu pelaku atas nama Ramalia mencoba untuk melawan dengan cara merebut senjata salah satu petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dengan melakukan penembakan terhadap pelaku hingga akhirnya meninggal dunia.

“Ada tiga pelaku lain yang terpaksa kami lumpuhkan kakinya, mereka sempat mau melarikan diri tapi kita berhasil menggagalkannya,” kata Nico pada wartawan Minggu (8/7/2018).

Nico menuturkan, hasil penyelidikan terhadap penadah bernama Ade Junaidi, laptop hasil curian dijual seharga Rp4 juta ke Heru Astanto. Namun, saat diperiksa Heru Astanto mengaku menjual lagi laptop tersebut ke seseorang bernama Tri Wahyudi di Bekasi.

Ketika dibawa ke Bekasi, Heru Astanto mencoba melarikan diri dan menyerang petugas sehingga Heru kembali ditembak. Sempat akan dibawa ke rumah sakit, tapi saat tiba pelaku sudah meninggal dunia."Dua pelaku tewas ditembak. Kami masih memburu satu pelaku lain atas nama Buyung," ujarnya.

Seperti diketahui, Staf Ahli Kantor Kepresidenan, Armedya Dewangga menjadi korban pencurian saat melintas di kawasan Gajah Mada, Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat 8 Juni 2018. Armedya mengaku telah mengalami kehilangan barang diantaranya Macbook, Hardisk satu tera berisi dokumen negara, uang tunai Rp2,5 juta, pin sekretariat negara, dan kartu nama staff presiden.( Baca: TA Kantor Staf Presiden Dirampok di Taman Sari, Dokumen Negara Raib )

Saat dicuri, Armedya tertipu dengan gerombolan yang menunjukan bahwa ban mobilnya kempis. Ketika lengah dan keluar dari mobil. Benda benda itu langsung digondol pelaku yang membuka dari pintu kiri.
(whb)
Berita Terkait
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Google Nyerah Hadapi...
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam
Cermati, Ini 8 Cara...
Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Polisi Lumpuhkan Pelaku...
Polisi Lumpuhkan Pelaku Pencurian Motor
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
3 jam yang lalu
Infografis
25 Drone Kamikaze yang...
25 Drone Kamikaze yang Dioperasikan India Ditembak Jatuh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved