Kemendagri Tegaskan Tak Bakal Ganti Pj Gubernur Jabar M Iriawan

Jum'at, 06 Juli 2018 - 18:51 WIB
Kemendagri Tegaskan...
Kemendagri Tegaskan Tak Bakal Ganti Pj Gubernur Jabar M Iriawan
A A A
JAKARTA - Perwakilan massa aksi 67 Tegakkan Keadilan telah selesai berdialog dengan pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pengangkatan Komjen Pol M Iriawan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat.

Dari hasil perdebatan tersebut, Kemendagri tetap mempertahankan Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar. Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) KH Shabri Lubis mengatakan, pengangkatan Iriawan sebagai PJ Gubernur Jabar melanggar Undang-Undang No2/2002 tentang Kepolisian. "Pertama (menanyakan) berkaitan dengan pengangkatan Iwan Bule sebagai Pj Gubernur Jabar. Ini apa maksudnya? Sedangkan di aturan UU Kepolisian melarang soal itu, dia kan (polisi) aktif," kata Shabri di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Jumat (6/7/2018).

Persoalan kedua yang ditanyakan perwakilan massa, lanjut Shabri, soal tercecernya ribuan KTP elektronik di Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu. Mereka mengkritik kinerja Kemendagri.

Sementara Kapuspen Kemendagri, Bahtiar mengatakan, tidak akan mengganti Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar. Pasalnya pengangkatan Iriawan diklaimnya telah sesuai Undang-Undang.( Baca: Komjen Pol M Iriawan Resmi Jadi Pj Gubernur Jabar )

"Secara hukum tidak ada dasarnya untuk kita ganti. Kecuali ada pelanggaran hukum. Hari ini belum pernah ada laporan. Saya kira ini soal konunikasi saja.Jadi sah secara hukum Komjen Iriawan menjabat sebagai Pj Gubernur," ujar Bahtiar.

Sebelum diangkat sebagai PJ Gubernur Jabar, Iriawan menjabat Sekretaris Utama (Sestama) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) atau setingkat pejabat eselon I. Karena itu, kata Bahtiar, pengangkatan Iriawan telah sesuai prosedur.

Bahtiar mengaku senang dapat berdialog dengan para ulama dari perwakilan ormas. Dalam pertemuan itu, pihaknya melihat ada respon positif. "Paling tidak kita sudah menjelaskan. Responsnya positif. Kita dialog baik-baik saja, aspirasinya kami dengarkan," tuturnya.

Usai bertemu, KH Shabri dan Bahtiar tampak berkomunikasi secara hangat. Bahkan keduanya tampak saling berpelukan. Tak lama setelah itu, puluhan perwakilan massa aksi kembali ke hadapan ribuan massa yang sudah menunggu.
(whb)
Berita Terkait
Tangis Lina Mukherjee...
Tangis Lina Mukherjee di Sidang Kasus Penistaan Agama
Dinilai Lakukan Penistaan...
Dinilai Lakukan Penistaan Agama, FUIB Gelar Unjuk Rasa dan Minta Zulkifli Hasan Ditangkap
Alasan Kesehatan, Selebgram...
Alasan Kesehatan, Selebgram Tersangka Penistaan Agama Lina Mukherjee Tidak Ditahan
Panji Gumilang Jalani...
Panji Gumilang Jalani Sidang Perdana Kasus Penistaan Agama
Aksi Tolak Ajaran Ponpes...
Aksi Tolak Ajaran Ponpes Al Zaytun Meluas
Panji Gumilang Jalani...
Panji Gumilang Jalani Pemeriksaan Lanjutan di Bareskrim Polri
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
52 menit yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
1 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
1 jam yang lalu
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
1 jam yang lalu
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
2 jam yang lalu
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved