Tak Adil, Wali Murid di Solo Protes Penggunaan SKTM dalam PPDB

Kamis, 05 Juli 2018 - 18:32 WIB
Tak Adil, Wali Murid...
Tak Adil, Wali Murid di Solo Protes Penggunaan SKTM dalam PPDB
A A A
SOLO - Surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dipakai dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online di Kota Solo, Jawa Tengah terus menuai protes. SKTM yang dipakai keluarga miskin (gakin) untuk mendaftar ke sekolah favorit dinilai merampas jatah kursi siswa pintar namun tidak memiliki SKTM.

"Kasihan siswa yang nilainya bagus, mereka sampai berdarah-darah memperjuangkan nilai saat ujian ternyata kalah dengan SKTM saat mendaftar sekolah," kata Arius Tri Wibowo, salah satu orang tua murid seusai menyampaikan komplain di posko PPDB Online SMA/SMK di Kantor Bakorwil Surakarta, Kamis (5/7) siang.

Siswa gakin dengan nilai 4 justru diterima di SMAN 4 Solo atau SMAN 1 Solo, yang merupakan sekolah favorit di Kota Bengawan dengan berbekal SKTM. Sementara, siswa dengan nilai 7,5 harus terpental karena tidak memiliki SKTM. "Padahal mereka semua masih dalam satu zona," katanya.

Pria asal Kampung Purworejo, Kecamatan Banjarsari, Solo ini mengungkapkan, sepengetahuannya terdapat 112 siswa gakin dengan SKTM yang telah diterima di SMAN 4 Solo. Jumlah itu mencapai 50% dari total kuota siswa yang akan diterima, sehingga SKTM merupakan bentuk ketidakadilan dalam dunia pendidikan sekaligus melahirkan persaingan yang tidak sehat.

Pihaknya tidak mempermasalahkan jika gakin diberi beragam bantuan agar hidupnya lebih baik. Namun nilai dalam pendidikan, semestinya tidak diberi kuota karena bukan haknya. Dalam dunia pendidikan semestinya diberlakukan fair dan tidak ada yang diistimewakan. Sebab hasil nilai pendidikan di sekolah menyangkut kualitas berpikir seseorang. "Mosok nilai NEM bagus kalah dengan yang membawa SKTM namun nilainya rendah," katanya.

Persoalan ini sebenarnya telah diprotes sejak tahun lalu. Namun sampai kini ternyata tidak ada perubahan kebijakan. Anaknya yang lulusan SMPN 4 Solo juga telah tidak diterima di SMAN 1 Solo, SMAN 2 Solo, SMAN 5 Solo, SMAN 4 Solo, dan SMAN 6 Solo. Padahal, secara bersamaan anaknya yang masuk ke SMA jumlahnya dua orang. Pria yang bekerja di sektor swasta ini mengaku kebingungan mencarikan sekolah kedua anaknya. Jika ke sekolah swasta, biayanya cukup mahal dan sangat memberatkan.

Petugas posko pengaduan PPDB Online Solo Agus Pratomo mengatakan, tercatat ada 17 komplain yang masuk, dan banyak di antaranya menyangkut SKTM. "Kami berharap instansi yang berwenang, di antaranya kelurahan dan kecamatan dapat memperketat penerbitan SKTM," kata Agus Pratomo.

Kuota untuk gakin tak lepas dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 17 tahun 2017 tentang PPDB. Dalam Permendikbud dinyatakan sekolah minimal menerima dari kalangan gakin sebanyak 25% dan tidak ada batasan maksimalnya. "Semua keluhan kami sampaikan ke pimpinan, kami hanya pelaksana saja," ungkap Khalis, staf lainnya saat ditanya mengenai tindak lanjut pengaduan.
(amm)
Berita Terkait
Hari Pertama Sekolah,...
Hari Pertama Sekolah, Kapolresta Solo Antar Siswa yang Viral Dampingi Ayahnya Menjadi Ojol
Catat! Aplikasi Android...
Catat! Aplikasi Android Ini Permudah Layanan PPDB di Surabaya
Penerimaan Siswa Baru...
Penerimaan Siswa Baru di Kota Cirebon Masih Sepi
Hari Pertama PPDB Jenjang...
Hari Pertama PPDB Jenjang RTO SD di Kota Yogyakarta, Server Sempat Down
Waspadai Anak Titip...
Waspadai Anak Titip ke KK Orang Lain, Forpi Kota Yogyakarta Buka Posko Pengaduan PPDB
Belum Siap, PPDB Kota...
Belum Siap, PPDB Kota Bekasi Batal Dibuka Hari Ini
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
8 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
8 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
9 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
10 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
10 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
13 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved