Jadi Magnet Pencari Kerja, Ribuan Pendatang Serbu Bekasi

Senin, 02 Juli 2018 - 21:50 WIB
Jadi Magnet Pencari...
Jadi Magnet Pencari Kerja, Ribuan Pendatang Serbu Bekasi
A A A
BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi memprediksi wilayahnya bakal diserbu puluhan ribu pendatang baru pasca-Lebaran 2018 ini. Prediksi ini berdasarkan jumlah pemudik yang mudik Lebaran beberapa waktu lalu.

"Kami prediksi sekitar 10.000 orang pendatang sudah datang ke wilayah Bekasi untuk mencari kerja," ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi, Ali Syahbana, Senin (2/7/2018).

Menurut Ali, Bekasi menjadi magnet pendatang untuk mencari pekerjaan. Apalagi di Kabupaten Bekasi berdiri tujuh kawasan industri besar dan ribuan perusahaan industri terbesar di Asia Tenggara berada diwilayah Cikarang.

"Bekasi ini menjadi magnet untuk mencari kerja selain menjadi wilayah penyangga DKI Jakarta," ujarnya. Ali menuturkan, ribuan pendatang saat ini sudah berada diwilayah Kabupaten Bekasi.

Sebab, lonjakan penduduk pasca-Lebaran berdasarkan laporan dari setiap kecamatan dan kelurahan maupun warga sekitar seperti RT dan RW."Ada lonjakan besar pendatang pada tahun ini," ujarnya.

Untuk itu, Pemkab telah memetakan 10 dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi sebagai sasaran operasi yustisi. Sebanyak 10 kecamatan tersebut di antaranya Kecamatan Cikarang Selatan, Babelan, Cikarang Utara, Cibitung, Cikarang Timur, Cikarang Pusat, Serang Baru, Tarumajaya, Cikarang Barat, dan Tambun Selatan.

Wakil Bupati Bekasi, Eka Supriatmadja meminta warga pendatang yang ingin tinggal dan menetap di wilayahnya memiliki keterampilan khusus agar memiliki daya saing dan produktivitas kerja serta tidak menjadi pemicu angka pengangguran baru dan menyusahkan pemerintah.

"Saya minta pendatang yang skilled worked (pekerja terampil) saja yang datang ke Kabupaten Bekasi," katanya. Menurutnya, persoalan pendatang ini merupakan masalah yang biasa dihadapi di kota-kota besar seperti Bekasi, Bandung, Surabaya, maupun DKI Jakarta.
(whb)
Berita Terkait
PPKM Darurat, KUA Kabupaten...
PPKM Darurat, KUA Kabupaten Bekasi Tutup Layanan Daftar Nikah
Pengadilan Negeri Cikarang...
Pengadilan Negeri Cikarang Gelar Sidang di Tempat Periksa Pasar Induk Cibitung
Danrem 051/Wijayakarta...
Danrem 051/Wijayakarta Resmikan Gedung Baru Koramil 05 Cibitung
Cegah Corona, PLN UP3...
Cegah Corona, PLN UP3 Cikarang Minta Pelanggan Lakukan Baca Meter Mandiri
Tata Mal Pelayan Publik,...
Tata Mal Pelayan Publik, Bekasi Anggarkan Rp2,9 Miliar
Tidak Prosedural, Mendagri...
Tidak Prosedural, Mendagri Kembalikan Hasil Pemilihan Wabup Bekasi ke Pemprov Jabar
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
5 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
10 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
10 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
10 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
10 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
11 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved